Pengadaan tanpa lelang

Pengadaan Bantuan Siswa Miskin 18 Milyar, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Akui Tak Melalui Proses Lelang

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri

i

TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung melalui Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga memberikan bantuan bagi siswa miskin (BSM).

Bantuan itu diwujudkan dalam uang tunai yang harus dibelanjakan kebutuhan sekolah.

Untuk sekitar 58 ribu lebih siswa, Pemkab mengucurkan anggaran 18 Milyar rupiah.

Ada 19 jenis barang yang diberikan untuk puluhan ribu siswa miskin itu. Mulai dari topi hingga kaos kaki.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga melalui Sekretaris Dinas, Syaifudin Juhri jelaskan proyek pengadaan BSM dikerjakan oleh 31 rekanan.

Masing-masing rekanan mengadakan 3 jenis item yang dibagi rata.

Syaifudin melanjutkan pihaknya mengaku tak pernah melakukan penyaringan terhadap rekanan yang mengerjakan pengadaan BSM tersebut.

“Kami terus terang tidak kami lakukan kajian atau cek di lapangan,” jelasnya, Senin (30/5/22).

Dirinya berdalih jika proses kajian atau cek lapangan cukup memakan waktu.

Sehingga semua CV yang masuk menawarkan kerjasama langsung disetujui.

Puluhan CV itu menyodorkan Company Profil (CP) melalui “getok tular” atau informasi dari mulut ke mulut.

“Kalau saya umumkan bisa ribuan yang mendaftar,” jelasnya.

Tiap rekanan mendapat pengadaan 3 jenis item. Keputusan ini diambil hanya melalui proses wawancara singkat yang dilakukan pihaknya.

Sehingga otomatis semua rekanan yang menyodorkan CP bisa lolos sebagai rekanan.

Pengumpulan CP dibatasi pihaknya selama 1 bulan.

“Karena semua merasa punya usaha dagang,” tutur Juhri.

Saat ditanya alasan penunjukan langsung pada pengadaan BSM, mengingat nilainya mencapai 18 M yang seharusnya melalui proses lelang. Syaifudin berdalih pengalaman pengadaan sebelum-sebelumnya yang bermasalah.

Dirinya menyebut pengadaan seragam gratis mulai 2017 hingga 2020 yang tidak tepat waktu dan kualitasnya buruk.

Belum lagi uang proyek itu banyak dinikmati rekanan dari luar kota.

“2021 banyak masukan dari DPRD, anggaran sebesar itu keluar kota,” jelasnya.

Disinggung adanya CV yang tidak jelas keberadaannya dan tidak sesuai spesifikasi, dirinya mengaku tak paham. Sebab menurutnya asalkan bisa menyediakan kebutuhan pengadaan bisa mendapat jatah proyek.

“Pokoknya CV,” katanya singkat.

Syaifudin melanjutkan, MOU (perjanjian) pengadaan barang tidak dilakukan antara Dinas Pendidikan dan rekanan.

Perjanjian pengadaan barang ditandatangani oleh koperasi dan rekanan, meski proses penjaringan rekanan dilakukan di Dinas Pendidikan.

“Saya cuma menghimpun dan menata,” ungkapnya.

Sebab jika tidak ditata, akan menimbulkan persaingan yang tidak sehat antar rekanan (JP/t.ag)

Berita Terbaru

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

JAKARTA- Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, memasuki babak baru yang penuh spekulasi. Kabar…

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

POLDA SULBAR- Usai puncak upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Sulbar, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan…