Proyek Jembatan Joyoboyo , Surabaya (3)

Ahli ITS Soroti Lendutan Jembatan, PT Rudy Jaya Jangan Senang Dulu

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah pekerja masih menyelesaikan pekerjaan di Jembatan Joyoboyo. (Foto : Byta)
Sejumlah pekerja masih menyelesaikan pekerjaan di Jembatan Joyoboyo. (Foto : Byta)

i


BACASAJA.ID - Pembangunan Jembatan Joyoboyo, Surabaya, terus disempurnakan setelah gagal diresmikan pada Desember 2020. Kini jembatan sepanjang 170 meter dengan lebar 17 meter ini menunggu uji coba dan tes kelayakan yang akan dilakukan Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Apakah jembatan yang didanai Rp 39 Miliar ini akan lolos?

Menurut Ahli Teknik Sipil ITS, Ir. Mudji Irmawan, menyikapi Jembatan Joyoboyo, maka tidak hanya bicara pada apa yang terlihat saat ini. Sebab, Jembatan Joyoboyo sudah didesain atau direncanakan sesuai peraturan jembatan Indonesia.

BACASAJA.ID kemudian meminta analisis Mudji Irmawan mengenai waktu dan ketentuan kelayakan test uji beban dan kelayakan Jembatan Joyoboyo, hingga apa saja yang diujikan agar jembatan lolos dan dapat segera difungsikan.

Beban-beban yang harus di perhitungkan untuk jembatan Joyoboyo, rupanya selain berat sendiri, juga dihitung beban kendaraan berjalan. Sehingga menurut Mudji, esensi beban-beban itu harus diakomodasi.
"Beban jembatan sendiri, jembatan hidup dari kendaraan atau truck yang lewat, termasuk beban gempa. Itu di hitung semua, sehingga perencana bertanggung jawab terhadap hasil perencanaannya, khususnya beban-beban jembatan sendiri, kendaraan, dan gempa," ungkap Mudji dikutip Rabu (05/01/2021).

"Dari sisi perencanaan, Jembatan Joyoboyo sudah diperhitungkan beban bekerja, termasuk banjir. Mudji juga menjelaskan bila berat air juga di perhitungkan di jembatan Joyoboyo yang mengenai pilar-pilar," imbuhnya.

Bila kontraktor (PT Rudy Jaya) sudah bekerja sesuai hasil perencanaan, maka tidak akan menimbulkan masalah. Namun demikian untuk memastikan jembatan ini handal, maka Pemerintah Kota Surabaya selaku pemilik bangunan mengharapkan adanya test beban langsung.

Menjadi catatan bahwa beban langsung yang diminta Pemkot, salah satunya lendutan pilar tersebut apakah kecil atau tidak. 300 kali bentang (panjang antar balok), maka 13 cm selama kurang dari angka tersebut, maka jembatan layak difungsikan atau handal untuk difungsikan.

"Bilamana lendutannya tidak memenuhi syarat, maka kontraktor harus melakukan perkuatan untuk menjamin jembatannya tetap handal. Tidak harus dibongkar, namun biaya yang timbul atas perbaikan perkuatan jembatan tadi menjadi tanggung jawab kontraktor," jelasnya.

Sebelum ke sana, Mudji mengatakan bahwa konsultan juga harus memeriksa, mengikuti prosedur proses pelaksanaan. Agar tidak bisa serta merta menuduh kontraktor di tuduh mengapa lendutannya besar. Konsultan harus memeriksa ulang. Konsultan turut bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan jembatan. "Karena beban yang bekerja itu berat," ucapnya

Sementara di singgung mengenai dana anggaran APBD sebesar Rp 39 miliar untuk Jembatan Joyoboyo, Mudji tidak bisa memprediksi apakah jumlah tersebut sesuai atau tidak. Sebab tingkat kesulitan pembangunan Jembatan Joyoboyo cukup tinggi.

"Jadi biaya 39 M, air mancur, lampu dan sebagainya itu yang jadi mahal. Tapi saya tidak bisa menjudge 39m itu mahal atau kurang karena tingkat kesulitannya tinggi. Pemasangan tiang pancang di sungai itu menjadi kendala dan tidak bisa diprediksi oleh perencana," tandasnya.

Untuk diketahui, Jembatan Joyoboyo menjadi salah satu proyek prestisius Pemkot Surabaya. Didanai APBD 2020 hingga Rp 39 miliar, namun gagal diresmikan sesuai target Desember 2020 lalu.

Sesuai spesifikasi yang ditetapkan, Jembatan Joyoboyo ini memiliki panjang 170 meter dengan lebar 17 meter dan tinggi pilonnya 20 meter. Sedangkan struktur jembatannya dari beton bertulang dan voided slab. Untuk jembatan yang melintang sungai panjangnya 75 meter. Sehingga total panjang 170 meter mulai Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) hingga Jalan Pulo Wonokromo.

Dari data di LPSE, kontraktor pelaksana proyek ini adalah PT. Rudy Jaya yang berlamat di Jl. Gajah Mada No. 404 Janti, Tarik – Sidoarjo. Sebenarnya proyek Jembatan Joyoboyo ini dianggarkan dengan pagu Rp 65 miliar. Namun HPS yang dibuat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menurun menjadi Rp 40.849.508.172,08. Sedang kontraktor PT. Rudy Jaya menawar menjadi Rp 39.863.911.894,36.

Jika Jembatan ini tuntas maka bisa membantu kelancaran lalulintas, terutama akses keluar masuk kota. Sehingga Jembatan Joyoboyo akan menghubungkan Frontage Road (FR) Barat Jalan Ahmad Yani melalui Jalan Pulo Tegalsari ke Jalan Joyoboyo. (Bersambung/Byta)

BACA JUGA:

Habiskan Rp 39 M Gagal Diresmikan, DPRD: Kontraktor Perlu Disanksi

Pembangunan Belum Tuntas, PT Rudy Jaya Sudah Kantongi Rp 34 Miliar

 

Berita Terbaru

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan seluruh fakta dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 akan ditelaah. Salah satu…

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

MAGETAN- Penyidikan dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap akhir. Kejaksaan Negeri (Kejari)…