BACASAJA.ID - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Tri Rismaharini bersama Gubernur Sulawesi Selatan ditemani Wakil Bupati Gowa langsung mengunjungi lokasi longsoran yang terletak di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam peninjauan tersebut Mensos Risma meninjau secara langsung lokasi bencana tanah longsor sekaligus menyalurkan santunan kepada 7 orang ahli waris korban bencana senilai Rp 15.000.000,- Per orang serta bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan korban terdampak bencana.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan setelah mendapatkan informasi mengenai adanya bencana tanah longsor di kabupaten langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam berupa tanah longsor.
“Ada 7 yang meninggal, masih ada satu yang belum ditemukan, enam orang sudah ditemukan. Itu semua kita berikan santunan. Kita tidak tau mudah-mudahan yang selamat kita berikan santunan juga yang luka, seperti itu,” ucap Mensos, Sabtu 19 November 2022.
Dirinya mengungkapkan, bahwa setelah melihat kondisi yang ada di lokasi longsoran. Memang tidak ada penahan, sehingga rawan terjadinya bencana longsor.
Baca juga: PDIP Surabaya dan TMP Siapkan Kader Muda Bermental Pejuang, Risma Jadi Inspirasi
“Tadi kan saya pikir, harus hanya diatas, karena kalau di atas tidak ditahan, inikan air kalau dari atas ke bawah kecepatannya tinggi sekali, jadi dia bisa menghabiskan tanaman ini,” ungkapnya.
“Kalau dia dari atas tidak diatas tidak menahan, tidak ada yang tahan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Mensos Risma juga didampingi Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi termasuk Plt. Dirjen Linjamsos, Robben Rico.
Baca juga: Datangi DPC PDIP Surabaya, Risma: Saatnya Buktikan Siapa yang Benar-Benar Membela Rakyat
Sebelumnya diberitakan bencana alam berupa tanah longsor terjadi di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, pada Rabu (16/11/2022).
Dari longsor tersebut, korban longsoran sebanyak 7 orang, 6 orang ditemukan meninggal dunia dan 1 orang masih dalam pencarian. (DRW)
Editor : Redaksi