LAMONGAN – Sebanyak 33 relawan di Kabupaten Lamongan menyatakan siap memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden RI di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lamongan pada Pilpres 2024.
Baca juga: Gadis Cantik Asal Sepanjang Terlantar di Lamongan Diselamatkan Polisi Lamongan
Puluhan komponen Relawan Ganjar-Mahfud ini terdiri dari berbagai segmentasi dan basis yang berbeda-beda. Diantaranya dari nelayan, tani hutan, ibu rumah tangga, organisasi masyarakat (ormas) dan basis pendidikan.
“Hari ini kita mengundang 33 Relawan Ganjar-Mahfud dari berbagai basis. Alhamdulillah, mereka semua menyatakan siap memenangkan Capres dan Cawapres kita di Pilpres mendatang,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Husen, S.Ag, M.Pd dikutip dari lamn PDIP Jawa Timur, Minggu (3/12/2024).
Mas Husen mengatakan, pemenangan Capres dan Cawapres Ganjar-Mahfud merupakan tugas dari partai pengusung, yakni PDI Perjuangan, PPP, Perindo dan Hanura. Dengan hadirnya 33 relawan ini, menurutnya, justru akan mempermudah kemenangan Ganjar-Mahfud.
“Sehingga nantinya Tim Pemenangan Cabang tinggal menjalankan tugas administratif yang berhubungan dengan KPU dan Bawaslu. Serta memanajemen pergerakan semua komponen agar bisa berjalan dengan masif dan menang di 4153 TPS,” ujarnya.
Dalam menyamakan dan mewujudkan target kemenangan Ganjar-Mahfud di Pilpres mendatang, Mas Husen mengemukakan, puluhan relawan tersebut satu persatu telah mengenalkan diri, menyampaikan beberapa masukan dan cara bergeraknya.
Baca juga: 3 Orang Tewas Terpanggang di Kafe Mahkota Lamongan, Bagaimana Bisa Terjadi? Ini Kata Polisi
“Pertama, mereka mengusulkan gerakan kanvasing dari rumah ke rumah. Satu rumah satu APK, satu kalender satu stiker satu kaos. Sehingga masyarakat tahu bahwa Ganjar-Mahfud adalah Capres dan Cawapres RI yang harus kita pilih dan kita menangkan,” ucapnya.
Kedua, Mas Husen mengatakan, para relawan sepakat mengusung tema isu atau kepentingan lokal yang juga merupakan kepentingan nasional yakni pupuk subsidi bagi petani sawah, petani hutan dan petani tambak.
“Karena di Lamongan belum muncul peraturan dan atau regulasi pupuk subsidi yang membikin enak rakyat. Jadi mereka sepakat mengusung isu lokal dan nasional tersebut,” tuturnya.
Baca juga: Satu Keluarga asal Surabaya Kecelakaan di Lamongan, Mobilnya Taabrak Tiang Listrik
Lebih lanjut, Mas Husen membeberkan, APBD Lamongan kurang lebih Rp. 2,5 Trilyun bersumber dari APBN. Ke depan, Mas Husen berharap, kemenangan Ganjar-Mahfud bisa menambah dana APBD Lamongan.
“Bismillah Ganjar-Mahfud menang satu putaran dengan perolehan 55 persen hingga 60 persen. Sehingga masukan yang diberikan Relawan Ganjar-Mahfud terkait masalah program pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, irigasi, pengerukan sungai di Lamongan bisa teratasi,” ucap Mas Husen. (*)
Editor : Redaksi