SUMENEP - Harga cabai rawit di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami lonjakan tajam pasca-Lebaran Idulfitri 1446 Hijriyah. Di Pasar Anom Baru, harga cabai rawit tembus hingga Rp200.000 per kilogram pada Rabu (2/4/2025).
Misna, salah seorang pedagang cabai rawit, seperti dilansir RRI mengungkapkan kenaikan harga ini disebabkan oleh stok yang menipis, sementara permintaan dari konsumen tetap tinggi. Pasokan dari petani pun terbatas karena hasil panen tidak sesuai harapan.
Baca juga: DJP Jawa Timur Blokir Serentak Rekening 3.185 Penunggak Pajak
"Beberapa hari terakhir hujan deras terus melanda Kabupaten Sumenep, sehingga hasil panen petani tidak optimal," ujar Misna dikutip dari RRI.
Lonjakan harga cabai rawit ini membuat para ibu rumah tangga terkejut. Anis, salah satu pengunjung pasar, mengaku tak menyangka harga cabai rawit bisa melonjak drastis.
"Kaget ketika ingin membeli cabai rawit, harganya sudah Rp200 ribu per kilogram. Padahal biasanya paling tinggi hanya Rp120 ribu per kilogram," ungkapnya.
Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan
Kondisi ini membuat masyarakat berharap adanya stabilisasi harga serta pasokan cabai yang lebih baik agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. (*)
Editor : Redaksi