Mengenang 29 Tahun Kudatuli, Promeg Jawa Timur Gelar FGD “Merawat Api Perjuangan”

Reporter : Redaksi
Promeg (Pro Megawati) Jawa Timur menggelar diskusi bertajuk Merawat Api Perjuangan, di Surabaya, Minggu (27/7/2025)

SURABAYA — Sudah 29 tahun berlalu sejak peristiwa Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli), namun semangat perjuangan dan keteguhan dalam menegakkan demokrasi masih terus dirawat dan dijaga.

Untuk mengenang momentum penting dalam sejarah perjuangan PDI Perjuangan itu, Promeg (Pro Megawati) Jawa Timur menggelar diskusi bertajuk Merawat Api Perjuangan, di Surabaya, Minggu (27/7/2025).

Baca juga: DJP Jawa Timur Blokir Serentak Rekening 3.185 Penunggak Pajak

Dilansir laman resmi PDIP Jawa Timur, diskusi yang dikemas dalam bentuk focus group discussion (FGD) ini menjadi ajang refleksi sekaligus ruang dialog antargenerasi kader PDI Perjuangan dan pejuang Promeg.

Hadir dalam kegiatan ini para tokoh senior Promeg, seperti Bambang DH, hingga kader muda partai, serta perwakilan dari struktur DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Ketua Panitia FGD, Baktiono, menyampaikan bahwa forum ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan PDI Perjuangan telah melalui jalan panjang yang tidak mudah. “Ini adalah tempat perjuangan kita,” tegas Baktiono.

Dia menyebut bahwa para pejuang Promeg adalah orang-orang yang dengan usaha dan materi sendiri telah berjuang menjaga eksistensi partai saat berada di titik-titik krusial sejarah.

Dalam refleksi tersebut, Baktiono juga menyinggung sosok Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sebagai simbol kekuatan dan keteguhan.

“Satu-satunya perempuan terlama yang memegang Ketua Umum Partai Politik. Menjadi perempuan yang menjaga konstitusi dan penegakan hukum,” sebutnya.

Baca juga: Kejati Jatim Bongkar Praktik Pungli Perizinan Tambang, Kepala Dinas ESDM Jatim dan 2 Pejabatnya Jadi Tersangka

Menurut Baktiono, diskusi ini juga menjadi ruang penting untuk berdialog bersama lintas generasi, agar api perjuangan yang telah dinyalakan para senior tidak padam. “FGD ini menjadi ruang kita berdialog bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

Dia menekankan bahwa acara seperti ini sangat penting, terutama bagi kader muda agar tidak tercerabut dari akar sejarah perjuangan partai.

“Terus bergerak dan berjuang tiada akhir. Sehingga para generasi muda senantiasa berada di barisan Bu Mega,” tegas Deni Wicaksono dalam sambutannya.

Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

Dia juga menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar diskusi biasa, melainkan ruang ‘temu kangen’ yang sarat nilai dan makna ideologis.

“Kita dukung penuh agenda seperti ini. Menjadi ruang temu kangen untuk mengenang perjuangan menegakkan PDI Perjuangan dari tetesan darah. Sehingga tidak lupa pada sejarah,” ujarnya.

Deni menegaskan bahwa perjuangan yang telah dibangun dari masa ke masa harus terus dilanjutkan dengan semangat yang sama. “Apa yang sudah diperjuangkan, akan kami teruskan. Setia pada Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deni menyatakan bahwa Promeg Jatim tetap tegak lurus pada kepemimpinan Bu Mega. “Promeg Jatim tegak pada Bu Mega tanpa agenda politik apa pun di sini. Tetapi mengenang perjuangan saat berjuang kala itu,” pungkasnya. (pdip)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru