SURABAYA, bacasaja.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni memberikan dukungan penuh terhadap inovasi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Inovasi tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada ketahanan pangan dan kemandirian energi.
Menurut Fathoni, tantangan geopolitik global saat ini menuntut Indonesia untuk memperkuat sektor pangan agar tetap tangguh menghadapi ketidakpastian dunia.
Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup
“Presiden Prabowo telah menegaskan bahwa kemandirian energi dan ketahanan pangan adalah kunci keberlangsungan bangsa. Karena itu, gagasan mahasiswa Unesa ini sangat relevan dengan semangat tersebut,” ujarnya usai menerima audiensi dari para mahasiswa Unesa, Kamis (16/10).
Dalam kesempatan itu, para mahasiswa mempresentasikan riset mereka tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas dan pengelolaan sektor perikanan modern. Fathoni menilai, Surabaya memiliki potensi besar dalam pengembangan program ini, terutama di kawasan pantai timur yang dikenal sebagai sentra tambak ikan.
> “Pemkot Surabaya bisa bersinergi dengan perguruan tinggi dalam edukasi dan penerapan teknologi rekayasa budi daya ikan. Dengan begitu, produktivitas tambak akan meningkat dan berkontribusi terhadap program nasional,” tambahnya.
Baca juga: Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan
Ia juga menyebut riset Unesa dapat membantu petambak menentukan kondisi air yang ideal bagi pertumbuhan ikan.
“AI bisa digunakan untuk memantau kadar air, amonia, hingga takaran pakan yang tepat. Teknologi seperti ini akan membuat kualitas air lebih terjaga dan hasil panen meningkat,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengapresiasi langkah mahasiswa Unesa karena membawa solusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan di Surabaya.
Baca juga: Pimpinan DPRD Surabaya Desak Spa di HR Muhammad Ditutup Permanen
“Inovasi dari kampus sangat dibutuhkan untuk memperkuat sektor pangan dan perikanan. DPRD tentu akan mendukung ide-ide yang bisa diintegrasikan dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Achmad.
Dengan riset tersebut, DPRD Surabaya berharap kolaborasi antara pemerintah kota, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung agenda nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (dims)
Editor : Redaksi