Dirut RPH Surabaya Respons Penolakan Pemindahan Jagal Pegirian ke TOW

Reporter : Redaksi
Direktur Utama Perumda Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho

SURABAYA - Direktur Utama Perumda Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, merespons penolakan sejumlah mitra jagal Pegirian terkait rencana pemindahan aktivitas pemotongan ke RPH Tambak Oso Wilangon (TOW). Ia menegaskan komitmen bahwa setiap keputusan akan mengedepankan kepentingan para mitra dan diambil tanpa merugikan pihak mana pun.

“Prinsipnya, RPH berupaya semaksimal mungkin mengakomodasi kepentingan para mitra jagal Pegirian,” ujar Fajar, Jumat (21/11/2025).

Baca juga: Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Fajar menjelaskan bahwa proses komunikasi lintas sektor telah dilakukan bersama Komisi B DPRD Surabaya, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya, DKPP, serta perwakilan mitra jagal. Pertemuan tersebut membahas proyeksi pemanfaatan jangka panjang RPH TOW, termasuk kebutuhan sarana, kesiapan fasilitas, dan alur operasional yang memungkinkan.

“Pemkot Surabaya bersama RPH, Komisi B, dan perwakilan mitra sedang menyusun skema pemanfaatan TOW dengan merinci apa saja kebutuhannya,” ujarnya.

Baca juga: Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Ia menambahkan, pembahasan masih berlangsung dan akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan untuk memastikan kondisi terkini RPH TOW. Pihaknya diminta menjelaskan terkait kelengkapan alat, kesiapan sarana prasarana pemotongan, serta hambatan-hambatan yang masih perlu diselesaikan.

Salah satu persoalan yang disorot adalah jarak tempuh dari RPH TOW menuju titik distribusi di Jalan Arimbi yang selama ini menjadi pusat pergerakan daging ke berbagai pasar. “Masalah jarak ini sedang dipecahkan. Bagaimana hasil pemotongan dari TOW bisa terdistribusi ke pasar Arimbi secara efektif?” terang Fajar.

Baca juga: Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Ia memastikan RPH fokus menyiapkan skema distribusi yang efisien dan tidak menambah beban bagi mitra jagal. Seluruh keberatan dan kekhawatiran mitra, kata Fajar, akan ditampung dan dicarikan solusi bersama apabila pemindahan operasional nantinya diberlakukan. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru