PAC PDI Perjuangan Sukolilo Gelar Resik-Resik Humanis Bareng Warga Semolowaru

Reporter : Redaksi
PAC PDI Perjuangan Sukolilo menggelar kegiatan resik-resik atau kerja bakti bersama warga di kawasan Semolowaru

SURABAYA - PAC PDI Perjuangan Sukolilo menggelar kegiatan resik-resik atau kerja bakti bersama warga di kawasan Semolowaru, Minggu pagi. Sejak awal, suasana guyub dan kebersamaan terlihat jelas ketika warga dan kader berkumpul membawa sapu, cangkul, hingga karung sampah, lalu bergotong royong membersihkan lingkungan.

Sekretaris PAC PDI Perjuangan Sukolilo yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, turut hadir dan bekerja bersama warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen partai untuk tetap dekat dengan masyarakat lewat aksi nyata.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Surabaya Ajak Kader Bentengi Gen Z dari Krisis Ideologi

“Resik-resik ini bukan hanya tentang kebersihan lingkungan, tetapi tentang kebersamaan. Kita bergotong royong bersama agar lingkungan tetap sehat dan nyaman. Saya bangga dengan semangat warga Semolowaru yang kompak dan penuh kepedulian,” ujar Eri dengan hangat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Plt. Ketua PAC Sukolilo, Anas Karno, yang turun langsung bekerja bersama warga dan kader.

Baca juga: Perintah Armuji ke Ketua PAC se Surabaya: Rangkul Gen Z!

“Gotong royong adalah kekuatan utama kita. Ketika warga dan partai bergerak bersama, manfaatnya bisa dirasakan oleh semua. Terima kasih untuk warga Semolowaru dan jajaran PAC Sukolilo atas kerja sama yang luar biasa hari ini,” tutur Anas.

Sepanjang kegiatan, kekompakan terlihat di setiap sudut. Ibu-ibu bekerja sambil bercanda, pemuda membantu mengangkut karung sampah, sementara warga lain merapikan tanaman dan saluran air. Semua bergerak dalam suasana hangat dan penuh kepedulian.

Baca juga: PDIP Surabaya Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029, Target Rebut Kembali 15 Kursi DPRD

Kegiatan ditutup dengan momen santai ketika warga dan kader menikmati minuman ringan sambil berbincang akrab. Resik-resik ini kembali menunjukkan bahwa kedekatan antara PDI Perjuangan dan masyarakat tumbuh melalui tindakan nyata, sentuhan kemanusiaan, serta gotong royong yang menjadi jati diri bersama. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru