Karutan Gresik Hadiri Tausiah Ramadan dan Buka Puasa Bersama Jajaran Pemasyarakatan Jatim

Reporter : Redaksi

Sidoarjo - Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menghadiri kegiatan tausiah Ramadan dan buka puasa bersama keluarga besar pemasyarakatan se-Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur itu diikuti para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar jajaran pemasyarakatan di momen Ramadan.

Baca juga: BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Nilai Sosial Desa Brilian melalui Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI di Desa Doudo Gresik

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Santunan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada sejumlah petugas yang dinilai berkontribusi dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari peredaran narkoba.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono menyampaikan apresiasi kepada petugas yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dengan cara pelemparan ke dalam Lapas Surabaya.

Baca juga: Diduga Mesum di Balai Desa, Kasun dan Perangkat Desa di Gresik Digerebek Warga

“Kami mengapresiasi dedikasi dan kewaspadaan para petugas yang telah menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Ini menjadi bukti komitmen bersama mewujudkan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba,” ujar Kadiyono.

Sementara itu, Karutan Gresik Eko Widiatmoko mengatakan kegiatan tausiah Ramadan dan buka puasa bersama ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan nilai spiritual dalam menjalankan tugas.

Baca juga: Ada Dalang Cilik di Panggung Wayang Petrokimia Gresik, Upaya Jaga Budaya di Era Modern

“Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas,” kata Eko.

Kegiatan ditutup dengan tausiah atau kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh Ustaz Termino tentang pentingnya menjaga keikhlasan dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru