SURABAYA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Hj. Lutfiyah, saat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi dan melindungi hak-hak anak.
Menurut Lutfiyah, Surabaya selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang konsisten mengembangkan kebijakan ramah anak. Namun, upaya tersebut harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, hingga masyarakat.
Baca juga: SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?
"Surabaya harus terus menjadi Kota Layak Anak yang benar-benar memberikan ruang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Lutfiyah, Kamis (23/7/2026).
Ia menegaskan, Komisi D DPRD Surabaya akan terus mendukung berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pemenuhan hak anak agar setiap anak di Kota Pahlawan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-citanya.
Baca juga: Dukung Penolakan Warga Barata Jaya, DPRD Surabaya Desak Audit Izin Toko Miras Spiritshaus
Selain itu, Lutfiyah mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap potensi kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, hingga penyalahgunaan teknologi digital yang dapat mengancam tumbuh kembang anak.
"Keluarga tetap menjadi benteng utama. Orang tua harus hadir mendampingi anak, memberikan kasih sayang, pendidikan karakter, dan mengawasi penggunaan media digital agar anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak," katanya.
Baca juga: DPRD Surabaya: Pejabat Pemkot Jangan Malas!
Politisi PKB tersebut berharap semangat Hari Anak Nasional 2026 semakin memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mempertahankan predikat Surabaya sebagai Kota Layak Anak sekaligus mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2026. Mari kita jaga dan lindungi setiap anak Indonesia, karena masa depan Surabaya dan bangsa ini berada di tangan mereka," pungkasnya. (dim)
Editor : Redaksi