BACASAJA.ID - Kejadian nahas menimpa dua terapis panti pijat di Jalan Mlirip RT01 RW10, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Mereka menjadi korban pembacokan oleh pelanggannya sendiri.
Informasi yang dihimpun, aksi pembacokan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam kejadian ini, satu korban dinyatakan meninggal dunia dan satunya mengalami luka serius.
Baca juga: Kompak, Satu Dandim dan Dua Kapolres Ikut Apel Pendistribusian Bantuan Beras di Kodim 0815 Mojokerto
Korban meninggal diketahui beridentitas Santi, warga asal Nganjuk. Sementara korban yang selamat bernama Titik yang tinggal di rumah kos sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, korban yang meninggal dunia mengalami luka bacok di bagian leher belakangnya. Korban meninggal di lokasi kejadian.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Terapis Pijat Plus Ditembak, Motifnya Nafsu Tinggi
"Untuk korban yang selamat mengalami luka bacok di bagian belakang telinga. Untuk korban meninggal seperti luka gorok," kata Deddy saat dikonfirmasi, Kamis (4/1/2021).
Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, setelah melakukan pembacokan kepada kedua korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya.
Baca juga: Ditemukan Tewas Setengah Telanjang, Terapis ini Tak Disetubuhi Pelaku
Sementara itu, menurut keterangan saksi mata di tempat kejadian saat kabur pelaku tersebut tak mengenakan pakaian alias dalam kondisi telanjang.
"Dari keterangan saksi, setelah membacok korban, pelaku langsung kabur dalam keadaan telanjang. Ini kami masih melakukan pengejaran," pungkasnya. (Arry/L1)
Editor : Redaksi