BACASAJA.ID - Satuan Reserse Narkoba Polres Gresik kembali menangkap bandar narkoba jenis sabu. Kali ini meringkus Budi Santoso (28) alias Patek di rumahnya Desa Kemangseng, Balong Bendo, Sidoarjo, Minggu (14/2/2021).
Pria ini ternyata bandar narkoba yang kerap mengedarkan barang haram itu di wilayah hukum Polres Gresik, terutama ke kalangan pelajar. "Benar, seorang bandar berhasil diringkus berikut barang bukti narkoba," ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto singkat.
Baca juga: Tertingggal Bus Mudik Gratis, Polisi Gresik Antar Pasutri Asal Situbondo
Alumni Akpol 2001 itu menjelaskan Patek ini bandar dari pengedar berinisial CA yang kemudian mengedarkannya ke seorang pelajar berinisial AA yang sudah diamankan lebih dulu oleh anggota Sat Narkoba. "Patek adalah bandar dari CA alias nyamuk (28) tukang parkir nyambi jualan sabu ditemukan 0,26 gram barang haram ada padanya juga telah memperbudak AA (17) seorang pelajar dalam jaringannya dengan barang bukti 0,26 gram sabu," ungkap Arief.
Lalu, lanjut mantan Kapolres Ponorogo ini, pelaku tidak bisa mengelak setelah anggota berhasil menemukan satu kotak HP berisikan satu timbangan elektrik, satu plastik klip terdapat empat belas poket sabu siap edar didalamnya.
Baca juga: Kapolres Gresik Silaturahmi ke Pura, Ajak Warga Jaga Toleransi Jelang Nyepi dan Takbiran
Paket sabu itu dengan berat timbang 0,16 gram hingga gram bruto. Dan BS pun diseret ke Mapolres Gresik guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Selain empat belas poket sabu siap edar, petugas juga mengamankan satu alat hisap dari botol plastic berikut pipet kaca, satu kartu ATM BCA dan satu HP merk Oppo A5 sebagai barang bukti," ucap Arief.
Baca juga: Kapolres Rangkul Mahasiswa, Ajak Ormek-BEM Untuk Jogo Gresik
Pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatan dosanya meringkuk dalam kerangkeng dan telah dijadikan tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit empat tahun penjara. (TBK/L1)
Editor : Redaksi