Dugaan Kasus Pencabulan, Kepsek Dicecar 40 Pertanyaan selama 7 Jam

bacasaja.id
Kepala Sekolah SMK Tanwir, AR (paling kiri) ditemani kuasa hukumnya berjalan keluar dari halaman Mapolrestabes Surabaya setelah menjalani pemeriksaan. (Istimewa)

BACASAJA.ID - Terduga pelaku kasus pencabulan, AR menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021). Dia diperiksa atas dugaan kasus pencabulan terhadap muridnya ARN (19) pada Desember 2019 lalu.

Sekadar diketahui, kasus dugaan pencabulan ini baru terungkap pada Februari 2021 setelah korban mengalami trauma dan tidak mau bersekolah.

Baca juga: Pesta Narkoba Seret 3 Wakil Rakyat, Praktisi Hukum: Kalau Urine Positif, Sulit untuk RJ

Informasi yang dihimpun, AR tiba di Polres pukul 11.00 WIB didampingi kuasa hukumnya, Khoirul. AR  datang mengenakan pakaian batik warna putih dan celana kain hitam.

Terduga pelaku yang menjabat sebagai kepala sekolah itu menjalani pemeriksaan selama tujuh jam. Dia keluar dari ruangan penyidik pukul 17.15 WIB. Khoirul mengatakan bahwa kliennya itu dicecar sebanyak 40 pertanyaan oleh penyidik.

"Kurang lebih 40 pertanyaan," kata Khoirul.

Baca juga: Pesta Narkoba di Hotel, 3 Anggota DPRD Digerebek Polrestabes Surabaya, Gerindra Ikut Terseret

Khoirul mengungkapkan, dalam kasus ini kliennya akan kooperatif mengikuti proses hukum.

"Secara spesifik terkait pemeriksaan, klien kami menegaskan akan kooperatif mengikuti proses hukum," jelas Khoirul.

Baca juga: Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan adanya pemeriksaan terhadap AR. Namun, dia masih belum bisa membeberkan terkait hasil pemeriksaan itu.

"Hasilnya belum dilaporkan ke saya, nanti saya tanyakan dulu ke penyidiknya hasil pemeriksaannya bagaimana," pungkasnya. (ads/rg4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru