Eri Cahyadi Siap Naikkan Insentif Ketua RT/RW/LPMK, Ini Rinciannya

bacasaja.id
Eri Cahyadi (Foto IST)

BACASAJA.ID- Calon Wali Kota (Cawali) Nomor 1 Eri Cahyadi kembali membuat terobosan. Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini siap menaikkan insentif bulanan para Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK).

Janji itu akan direalisasikan jika ia menang di Pilwali Surabaya 2020 dan terpilih sebagai Wali Kota Surabaya periode 2021-2025.

Baca juga: Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

"Saya tahu betul bagaimana peran RT, RW dan para kader kesehatan di Surabaya. Mereka adalah pemimpin sejati. Tidak mungkin wali kota itu memiliki mata sampai melihat ke bawah. Tidak pula bisa mendengar sampai bawah. Sehingga kepanjangtanganan wali kota adalah para RT RW ini. Mereka adalah pemimpin sejati," kata Eri Cahyadi, Sabtu (14/11).

Menurut Eri Cahyadi, peran RT, RW dan LPMK sangat vital di masyarakat. Mereka adalah sosok pemimpin sejati untuk kemajuan Kota Pahlawan.

Untuk itu, Eri akan menaikkan insentif ketua RT dari sebelumnya Rp500 ribu menjadi Rp1 juta, ketua RW dari Rp600 ribu menjadi Rp1.250 juta dan ketua LPMK dari Rp700 ribu dinaiikan sebesar Rp1.400 juta.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

"Selain menaikkan insentif, kami juga akan memberikan jaminan kesehatan berupa BPJS Kesehatan. Beliau-beliau adalah garda terdepan pelayanan publik. Mereka melayani warga dengan sepenuh hati. Meski tidak berharap materi, tapi izinkan kami menyampaikan apresiasi," papar dia.

Selain menaikkan insentif, Eri juga akan memberikan layanan tidak dengan cara manual, tapi menggunakan pelayanan berbasis internet yang terpadu.

Ia mencontohkan, jika dalam pengurusan administrasi warga Kota Surabaya, tidak perlu lagi ke kelurahan dan ke kecamatan, namun tinggal buka aplikasi datang ke RT/RW sudah cukup.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat-Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

"Cukup lewat aplikasinya RT masuk, nanti dikirim lagi, oleh RT nanti silakan diambil ke kelurahan," cetus Eri yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang ini.

Aplikasi yang akan dibuat Eri Cahyadi ini nantinya akan terkoneksi dengan aplikasi yang sudah ada selama ini di Pemkot Surabaya, mulai dari Puskesmas dan sebagainya termasuk akan terkoneksi semuanya di Command Center 112. (nt/ril)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru