BACASAJA.ID - Warga Jalan Kedung Mangu Selatan, Surabaya mulai resah akibat jalanan yang kerap dijadikan para pemuda sebagai sirkuit balapan, bahkan hingga tawuran antar kelompok.
Salah seorang warga, Aan Suprianto mengaku resah bersama warga lainnya atas hadirnya remaja-remaja yang melalukan aktivitas tersebut di depan SMP Nasional (geladak besi).
Baca juga: Cikon Ramadan di Surabaya, Polsek Kenjeran Amankan Miras dari Dua Kafe di Pesisir Tambak Wedi
Seringkali warga merasa tak nyaman akibat suara bising dan teriakan, bahkan ada beberapa remaja yang membawa senjata tajam diacung-acungkan. Selain itu mereka kerap kali melempar batu satu sama lain.
"Sering Mas. Kapan hari malah ada yang kepalanya sampai bocor," terangnya saat di konfirmasi, Jumat (19/3/2021).
Aan juga menyebut pada Kamis (18/3/2021) malam, sempat terjadi tawuran antar anak muda yang tergolong masih di bawah umur berjumlah puluhan di sekitar kawasan itu.
Baca juga: DPRD Surabaya Desak Bakesbangpol Perkuat Deteksi Dini Usai Tawuran di Embong Malang
"Kebetulan saya waktu itu mengetahui sendiri tawuran sedang terjadi karena kakak saya, kan, jualan di sekitar area situ," imbuhnya.
Mewakili warga setempat, Aan berharap ada upaya dari pihak kepolisian untuk tindakan selanjutnya agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Baca juga: Sweeping Jam Malam Efektif, Balap Liar dan Geng Motor di Surabaya Turun Drastis
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Iptu Soeryadi saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya segera mengeceknya ke lokasi.
"Ok. Kami akan melakukan pengecekan ke lapangan," kata Soeryadi. (ads)
Editor : Redaksi