BACASAJA.ID - Layanan alat deteksi virus corona menggunakan GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda baru tahap awal. Calon penumpang diimbau tidak mengandalkannya sebagai satu-satunya syarat penerbangan.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I di Terminal 1 Faik Fahmi mengatakan ketersediaan alat dan kapasitas pemeriksaan GeNose C19 masih terbatas.
Baca juga: Pesawat Super Air Jet Mendarat Darurat di Banda Juanda, Ini Fakta-faktanya
"Calon penumpang diharapkan tetap menggunakan layanan tes swab antigen dan PCR," kata Faik, dikutip Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Bandara Juanda Mulai Ramai Arus Mudik, Tiket Pesawat Terjual 80 Persen
Hal itu dilakukan juga sebagai bentuk pencegahan penularan serta menghindari penumpukkan antrean. "Bagi calon penumpang yang ingin menggunakan layanan GeNose di bandara, diharapkan dapat tiba di bandara tiga hingga empat jam sebelum waktu keberangkatan," tutur dia.
Faik menambahkan, pihaknya akan mengerahkan sejumlah petugas khusus di lapangan yang merupakan gabungan petugas dari penyedia layanan Farmalab, Angkasa Pura Supports sebagai mitra penyedia layanan, dan petugas bandara.
Baca juga: TNI AU Tangkap Terduga Pelaku Informasi Bom Palsu di Pesawat Pelita Air Surabaya-Jakarta
"Ketika teridentifikasi potensi itu petugas akan langsung mengarahkan calon penumpang ke layanan antigen atau PCR," pungkas Faik. (ads)
Editor : Redaksi