BACASAJA.ID - Komisi pemberantasan korupsi (KPK) diketahui melakukan penahanan terhadap keluarga yang masih bertalian darah sekaligus, Jumat (09/4/2021).
Mereka adalah pasangan bapak dan anak yakni Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan putranya yang seorang pengusaha Andri Wibawa. Mereka ditahan terkait dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19.
Baca juga: Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Mantan Menag Gus Yaqut, Penetapan Tersangka Dinyatakan Sah
"Tim penyidik melakukan penahanan terhadap para tersangka masing-masing terhitung mulai tanggal 9 April 2021 sampai dengan 28 April 2021," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers, Jumat (09/4/2021) sore.
Ghufron menambahkan, lembaga antirasuah ini sudah menetapkan Aa Umbara dan putranya Andri Wibawa, serta M Totoh Gunawan sebagai tersangka pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 di lingkungan Dinsos Bandung Barat pada 1 April lalu.
Baca juga: Budiman Bayu Prasojo, Jadi Tersangka Baru Kasus Gratifikasi Pejabat Bea Cukai
Ghufron menjelaskan, para tersangka ini ditahan di rumah tahanan KPK. Aa Umbara ditahan di Rutan KPK cabang Gedung Merah putih, sementara anaknya Andri Wibawa akan ditahan di Rutan KPK cabang Kavling C1.
"Sebagai tindakan pencegahan Covid-19 di rutan KPK, jadi terhadap para tersangka bakal terlebih dahulu dilakukan isolasi mandiri pada Rutan Kavling C1," ungkapnya.
Baca juga: Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Kantor Pemkab Lamongan Rp151 Miliar, KPK Tetapkan 4 Tersangka
Sementara itu, Wakil Bupati Hengky Kurniawan berpeluang menjadi Bupati Bandung Barat, menyusul KPK yang menahan Bupati Bandung Barat AA Umbara. Peluang Hengky Kurniawan naik menjadi Bupati Bandung Barat terbuka lebar.
Hengky Kurniawan adalah satu dari beberapa artis yang baning setir masuk ke dunia politik. Mantan artis Hengky Kurniawan pun diperkirakan akan menjabat sebagai Plt Bupati Bandung Barat. (pmk)
Editor : Redaksi