BACASAJA.ID-Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengijinkan masyarakat untuk mudik pada Lebaran tahun ini. Namun wilayah mudik dibatasi pada beberapa kota saja.
Wilayah itu antara lain ke Blitar, Trenggalek dan Kediri. Meski membolehkan, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak melakukan mudik, mengingat kondisi saat ini masih ditengah pandemi.
Baca juga: Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
“Kalau tilik keluarga dekat saja boleh, tapi dihimbau jangan,” kata Maryoto dikutip Selasa (20/4/2021).
Namun secara tegas dirinya melarang warga Tulungagung dan ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung untuk melakukan mudik diluar rayon.
“Saya minta kepada seluruh warga, yang punya saudara di luar kota, pulau atau luar negeri untuk tidak mudik,” katanya dengan tegas.
Baca juga: KPK Geledah Sejumlah Kantor di Tulungagung, Amankan Uang Tunai Rp95 Juta
Tak mau kecolongan, ASN yang nekat mudik bakal disanksi tegas, mulai peringatan, penurunan jabatan hingga pemberhentian Larangan ini dibuat demi keamanan masyarakat, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Sudah (dirapatkan) soalnya pandemi ini sudah berlangsung 1 tahun,” katanya.
Baca juga: Uang Hasil Pemerasan Bupati Tulungagung untuk Beli Barang Mewah dan Jamuan Makan
Lantaran sudah berlangsung setahun, pihaknya menganggap ASN sudah pasti paham dengan kondisi ini. Larangan ini juga berlaku untuk touring ke luar kota. “(Touring) sama saja,” katanya tegas.
Disinggung pengawasan terhadap ASN waktu lebaran, Maryoto jelaskan ada beberapa cara untuk mengawasi keberadaan ASN. “Itu salah satunya (video call) dan share lokasi,” pungkasnya (Noyo/JP)
Editor : Redaksi