Sedekah Bumi Banjarmlati Ditengah Pandemi

bacasaja.id

bacasaja.id, Surabaya  – Meski pandemic covid 19 belum berakhir di Surabaya, warga Banjarmlati, Kelurahan Jeruk, Lakarsantri, Surabaya tetap menggelar kegiatan Sedekah Bumi atau Bersih Desa, Sabtu (10/10/2020). Tradisi yang diiturunkan turun temurun ini, biasa digelar rutin setiap tahun. Namun, ditengah pandemic covid 19, warga Banjarmlati, RW 3 ini menggelar Sedekah Bumi dengan cara berbeda.

Jika biasanya warga menggelar arak-arakan karnaval hingga menyelenggarakan pentas seni ludruk, tahun ini warga membagikan nasi tumpeng ke beberapa warga. Dengan membawa tumpeng ke tempat yang dianggap keramat, warga membagikan makanan tersebut setelah berdoa. “Ini kami lakukan agar pandemic covid 19 ini semoga cepat selesai mas. Dan bisa berbagi makanan terhadap warga ditengah sulitnya ekonomi saat ini,” kata Suwandi, seksi seni dan budaya RW 03 banjar mlati  yang menjadi ketua pelaksana acara.

Baca juga: Warga Barata Jaya Surabaya Tolak Toko Miras Spiritshaus, Ancam Gelar Aksi Demo

Selain berbagi makanan, lanjut Suwandi, warga Banjarmlati juga menggelar Istigosah dan doa bersama pada malam harinya. Kegiatan  tersebut dilaksanakan di Lapangan balai RW 03 desa banjar mlati kelurahan jeruk kecamatan lakarsantri Surabaya.

Baca juga: Umbul Dungo dan Tabuhan Gayeng Gayengan Sasi Suro, Keluarga Kenang Mbah Roekoen Rekso Mulyo Lewat Doa dan Budaya Jawa

 Rangkaian kegaiatan maupun ritual sedekah bumi menerapkan protokol kesehatan. Seluruh warga yang hadir menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. Meskipun demikian, acara tetap berlangsung khidmat dan sakral. “Meski sederhana, yang penting warga sayuk rukun dan acara tetap sakral. Ini merupakan bentuk syukur warga Ds. BanjarMlati atas panen yang berlimpah, kemudahan dalam mencari rezeki serta dijauhkan dari balak musibah dan corona segera usai dari muka bumi ini" ujar Suwandi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Kuliner Malam Kedungdoro-Genteng Sesuai SK, Fungsi Jalan Tetap Dijaga

 Acara berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 21.00 WIB. Warga datang sambil membawa tumpeng dan buah-buahan untuk dimakan bersama. (Adi)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru