Warga Terdampak Limbah Pabrik di Jombang Mengadu Ke DPRD

bacasaja.id
Warga terdampak limbah saat mengadu ke Komisi C DPRD Jombang

BACASAJA.ID- W arga terdampak limbah pabrik di Kabupaten Jombang Jawa Timur, akhirnya mengadu ke DPRD Jombang. Ini dilakukan karena mediasi hingga aksi demo tidak menghasilkan kesepakatan dengan pihak pabrik

Warga dari tiga desa yaitu Desa Manduro, Desa Karang Pakis dan Desa Pengampon Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, hampir dua tahun tidak bisa bercocok tanam lantaran tercemari limbah dari PT Bangun Aditama Sentra, sebuah pabrik GRC Board

Baca juga: Oknum BRI Jombang Ditahan! Diduga Dalang Kredit Fiktif Rp1,2 Miliar, Begini Modusnya

 Sudah beberapa kali mediasi dilakukan warga, mulai tingkat desa hingga kecamatan, namun pihak perusahaan hanya memberikan janji janji. Akhirnya warga didampingi Lembaga Perlindungan Hukum Masyarakat (LPHM) yang ada di Ploso mengadu ke DPRD Jombang, untuk dilakukan hearing dengan instansi terkait dan pihak pabrik.

DPRD Jombang melalui Komisi C lantas memanggil semua pihak mulai dari ketiga kepala desa. Lalu Camat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang dan perwakilan warga yang terdampak, untuk hearing Senin (31/5/2021).Namun pihak pabrik tidak hadir karena sibuk.

Baca juga: Mobil Rombongan Keluarga Perangkat Desa Asal Pacet Terbakar di Jombang

"Warga sudah beberapa kali mediasi dengan pihak perusahaan GRC Board melalui Forkopimcam Kabuh namun tidak pernah membuahkan hasil, sehingga warga mengadu ke Komisi C," jelas Lutfi Kurniawan, anggota DPRD Jombang dari Fraksi PPP.

Lutfi juga menjelaskan, setelah mendengar keluhan warga dan penjelasan dari pihak ketiga kepala desa, camat dan juga dari DLH. anggota Komisi C mengambil keputusan bahwa PT. Bangun Aditama Sentra yang ada di Kecamatan Kabuh belum memenuhi syarat untuk beroperasi.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Arteri Nasional Jombang, Biker Tewas

"Untuk sementara pabrik berhenti dulu beroperasi, hingga tuntutan warga yang terdampak limbah terpenuhi," ujar Lutfi Kurniawan (Ftr)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru