BACASAJA.ID - Hati-hati, di Surabaya saat ini rawan maling motor (Curanmor). Pelakunya rata-rata beraksi pada malam hingga dini hari saat Surabaya sedang sepi. Dalam semalam, beberapa motor hilang dicuri.
Seperti aksi pencurian di dua tempat berbeda ini. Satu kedaraan motor Honda Scopy, warna coklat nopol L 6023 HG, hilang di Jalan Raya Manukan Kulon I, Tandes Surabaya.
Baca juga: Pelaku Curanmor di Surabaya Semakin Pintar, Sepeda Motor Keyless dan Gembok Cakram Bisa Dicuri
Satu kendaraan lain hilang di daerah Karangpilang, Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Motor Honda Scoopy itu milik Nurul Hudayati.
Menurut korban, motornya disatroni maling sekitar pukul 02.00 WIB, usai diparkir didepan rumahnya di Jalan Karangpilang Gg Wilis No 18. RT 002 Karangpilang Surabaya.
“Warga sempat memergoki pelaku saat membawa lari motor Nopol L 4562 AS itu dan meneriaki maling yang katanya 3 orang,” kata Nurul, Kamis (23/9/2021).
Korban menambahkan jika, teriakan warga sia-sia, pelaku berhasil tancap gas dengan hasil curian kendaraan miliknya. Kejadian inipun akhirnya dilaporkan ke Polisi, dengan harapan pelakunya dapat segera ditangkap.
Baca juga: Tak Berkutik! Pelaku Curanmor Diamankan Satpol PP di Kota Lama Surabaya
“Biasanya motor saya parkir ditempat yang sama dan aman-aman saja,” tambah korban.
Ke petugas SPKT Polsek Karangpilang, korban menceritakan, ketika sampai rumah, korban memarkir sepeda motor didepan rumah sakira jarn 22.00 WIB dan sepeda motor dalam keadaan kunci stir.
Kemudian oleh korban ditinggal istirahat dan sekira jam 02.15 WIB korban bangun mendengar teriakan maling dari tetangga korban. Setelah keluar sepeda motor tersebut sudah tidak ada hilang.
Baca juga: Meresahkan Warga, Subdit Jatanras Memburu Pelaku Curanmor di Lumajang
Diduga, pelaku merusak kunci stir dengan kunci model T. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 10.000 000.
Ketika dikonfirmasi terpisah Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Irwan Nugroho membenarkan kejadian pencurian kendaraan bermotor dini hari tersebut. Korban juga sudah membuat laporan ke SPKT Polsek.
“Sudah ada laporan masuk dan saat ini kasus tersebut masih kami tangani dalam penyelidikan,” singkat Iptu Irwan Nugroho. (MMS/RG4)
Editor : Redaksi