bacasaja.id - Dalam merespon tuntutan Aliansi Mahasiswa Tulungagung yang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo ikut menandatangani surat penolakan mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja, Kamis (15/10/20). Penandatanganan itu dilakukan Bupati di pendopo Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bangsa.
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, didampingi Kepala Kesatuan Bangsa, Bambang Triono Dan Biro Hukum menemui puluhan mahasiswa , yang sebelumnya berunjuk rasa di depan kantor DPRD Tulungagung 12 Oktober 2020.
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dihadapan perwakilan mahasiswa menyampaikan, akan meneruskan ke tingkat atas, yakni Gubernur Jatim dan selanjutnya ke Presiden.
“Yang jelas akan kami sampaikan apa yang menjadi aspirasi mahasiswa dan ini demi terwujudnya situasi tulungagung yang ayem tentrem,” ucap Bupati.
Selanjutnya Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyatakan rasa terima kasih atas kehadiran mahasiswa di pendopo Tulungagung, yang tentu saja karena cintanya kepada warga masyarakat Tulungagung. Dan ikut memperjuangkan terhadap kepentingan masyarakat.
Sementara itu aliansi mahasiswa yang tergabung atas 10 lembaga BEM dan juga kelembagaan masyarakat. Disamping itu lembaga jurnalistik mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas partisipasi dari bapak Bupati dan juga dukungan bapak Bupati yang sudah berkenan bersama kami mahasiswa Tulungagung.
“Saya rasa ini proses pengawalan yang saya rasa cukup baik, karena kawan-kawan datang ke sini ini untuk mengajak bapak Bupati turut ikut andil dalam penolakan omnibus law,” ungkap Bagus mahasiswa IAIN.(lion/Ls).
Editor : Redaksi