BACASAJA.ID - Belum terungkap pencurian motor di Rusun Romokalisari beberapa bulan lalu, aksi pencurian kembali terjadi di Rusun Romokalisari, Sabtu (27/11/2021) malam, sekitar pukul 20.49 WIB.
Kali ini, pelaku pencurian berhasil menggasak motor Honda Beat L 5145 QJ, milik Hanafih (39), warga Jalan Pakal Madya, Surabaya.
Baca juga: Pelaku Curanmor di Surabaya Semakin Pintar, Sepeda Motor Keyless dan Gembok Cakram Bisa Dicuri
Menurut keterangan Badrus teman korban, warga Jalan Krembangan Bakti, ketika itu korban sedang bertandang ke rumah adiknya di Rusun Romokalisari pada Sabtu (27/11) sekitar pukul 20.49 WIB.
Korban berniat menginap di rumah adiknya karena akan kerja lembur pada Minggu (28/11) pukul 06.00, ditempat kerjanya sebagai Satpam. Kemudian motornya diparkir di halaman parkir.
Setelah itu Hanafi naik ke tempat tinggal adiknya. Keesok paginya, Hanafi hendak berangkat kerja dan kaget saat di parkiran mendapati motor kesayangannya sudah raib.
"Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Polsek Benowo. Hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran mencari sasaran," jelas Badrus, Rabu (1/12/2021).
Lanjutnya, korban sempat mencari keberadaan motornya dengan bertanya ke Satpam setempat, tapi hasilnya nihil.
Disayangkan, CCTV dilokasi juga mati. Badrus menambahkan, menurut Hanafi ada yang janggal pada Satpam saat ditanya dan terkesan lepas tangan. Padahal di Rusun Romokalisari keluar masuk satu pintu.
Baca juga: Tak Berkutik! Pelaku Curanmor Diamankan Satpol PP di Kota Lama Surabaya
"Hanya satu gerbang di rusun dan yang jaga sekuritinya cuma satu. Kejadian curanmor di Rusun Romokalisari sering terjadi kata teman saya," pungkas Badrus.
Terpisah, salah satu warga sekitar Rusun Romokalisari, Deni mempertanyakan kinerja Polsek Benowo selaku keamanan wilayah yang seharusnya mengayomi masyarakat.
Menurutnya, aksi pencurian sepeda motor bukan sekali ini saja, tapi pelaku tak satu pun di amankan.
"Yang beberapa bulan lalu aja belum di tangkap, ini kehilangan sepeda lagi. Polsek ini kerjaanya apa aja ya? Gini kan membuat kita gak nyaman," kata Deni.
Baca juga: Meresahkan Warga, Subdit Jatanras Memburu Pelaku Curanmor di Lumajang
Terpisah, Kapolsek Benowo Kompol Enny Prihatin saat dikonfirmasi kejadian curanmor di Rusun Romokalisari melalui sambungan Handphonenya malahan belum mengetahui kejadian tersebut.
Namun, ia mengatakan jika akan mengecek terlebih dahulu kejadian tersebut di SPKT.
"Kapan? coba tanya yang bersangkutan kalau ada LP ya berarti laporan," singkat Kompol Enny. (JEM/RG4)
Editor : Redaksi