BACASAJA.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani hari ini, Senin (20/12/2021) akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah di Provinsi Jawa Timur.
Salah satu wilayah yang akan didatangi Puan adalah Kabupaten Lumajang, untuk meninjau warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Puan Maharani Harap Idul Adha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Puan akan mendatangi Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Pronojiwo merupakan salah satu wilayah paling terdampak akibat meletusnya Gunung Semeru beberapa waktu lalu. Akses utama menuju Pronojiwo putus total usai jembatan Gladak Perak yang berada di kecamatan ini diterjang awan panas dan lahar dingin.
“Kami ingin memastikan bagaimana kondisi para warga terdampak erupsi Gunung Semeru, khususnya di wilayah Pronojiwo yang saat ini cukup terisolasi akibat akses jalan utama di daerah tersebut terputus,” ujar Puan, Senin (20/12/2021).
Baca juga: Kasus Keracunan Massal, DPR Minta Evaluasi Total Program MBG!
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini akan meninjau Jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Lumajang-Malang itu. Bupati Lumajang Thoriqul Haq sebelumnya mengatakan Puan akan menjadi pejabat dari pusat pertama yang meninjau Pronojiwo, di mana aktivitas penanganan dampak erupsi Gunung Semeru saat ini lebih banyak terpusat dilakukan di wilayah Kecamatan Candipuro.
Jembatan Gladak Perak sendiri merupakan penghubung Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo. Selain meninjau Jembatan Gladak Perak dan rumah-rumah yang hancur akibat erupsi, Puan juga akan mengunjungi tempat pengungsian di SMPN 2 Pronojiwo untuk berdialog dengan warga sekaligus memastikan proses penyiapan logistik bagi para pengungsi di dapur umum PMI berjalan optimal.
Baca juga: DPR Hapus Tunjangan Perumahan dan Moratorium Kunker, Puan: Semua Ketua Fraksi Sepakat
“Segala kebutuhan warga harus dapat terpenuhi dengan baik, termasuk kualitas makanan bagi pengungsi. Kami juga akan melihat apa saja yang masih diperlukan warga, sehingga segala persoalan yang ada bisa segera dicarikan solusi bersama,” ucap mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu. (par/rg4)
Editor : Redaksi