BACASAJA.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggencarkan sinergitas antara Polri dengan berbagai instansi pemerintah untuk menurunkan angka kejahatan di Indonesia.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Dedy Prasetyo menerangkan, penanganan kejahatan akan lebih efektif melalui pola kerjasama. Terlebih Polri juga menggunakan tindakan preventif dan persuasif dalam memberantas kasus kriminal.
Baca juga: Polri Ungkap Peran Mantan Artis Wanita dalam Jaringan Penipuan Online
“Kapolri meminta penanganan kejahatan mengedepankan tindakan preventif dan persuasif. Kapolri juga meminta untuk bersama-sama mengatasi kejahatan narkoba,” ungkapnya dalam forum ‘Refleksi 2021 Proyeksi 2022, Indonesia Bisa Apa?‘ di Jakarta Barat, dikutip Rabu (12/1/2022).
Dedy menerangkan, kinerja Kamtibmas juga terus memperlihatkan kinerja positif. Menurutnya, hal itu ditunjukkan dengan terjadinya penurunan angka kejahatan di Indonesia.
Baca juga: ETLE Drone Mobile Diluncurkan, Polisi Kini Awasi Pelanggar dari Udara
“Hal tersebut seiring dengan fokus dari Kapolri dalam penanganan kejahatan, khususnya kejahatan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.
Selain itu, kata Dedy, Polri turut menggunakan pola sinergitas dalam penaganan COVID-19 di masa pandemi ini. Menurutnya, hal itu mendorong perekonomian Indonesia jadi lebih baik lagi.
Baca juga: Polri: Jangan Sampai Indonesia Jadi Tempat Bandar Judol dan Scam Internasional
“Dengan situasi Kamtibmas yang kondusif, maka perekonomian Indonesia juga akan berjalan dengan baik,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan jumlah kejahatan di Indonesia turun 53.340 kasus atau 19,3 persen selama tahun 2021. (POL/RG4)
Editor : Redaksi