BACASAJA.ID - Dua siswa sekolah dasar (SD) di Tulungagung terkonfirmasi positif Covid-19. Masing-masing siswa berasal dari sebuah SD di Kecamatan Ngantru dan Ngunut.
Meski begitu, temuan ini tak menjadi klaster penularan Covid-19.
Baca juga: Hati-hati, Belum Divaksin Lebih Beresiko Terpapar Covid-19
Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyebut, tidak terjadinya klaster ini merupakan bukti keberhasilan vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Kabid P2P, Didik Eka menyebut vaksinasi terbukti efektif mencegah penularan Covid-19.
Dari tracing yang dilakukan, dalam 1 sekolah hanya ada 1 siswa yang positif. Mereka tertular dari keluarga dan bukan dari sekolah.
"Ternyata tertular dari orangtuanya," jelasnya, Kamis (10/2/22).
Orang tua siswa tersebut merupakan pelaku perjalanan luar kota. Pihaknya sempat melakukan tracing terhadap kontak erat 2 siswa dari 2 SDN berbeda tersebut. Hasilnya baik guru maupun teman sekelasnya dinyatakan negatif. Hasil positif justru didapat pada wali murid.
Baca juga: Banyak Kasus Covid-19 Di Sekolah, Dinkes Lakukan Tes Usap Masal
Menurut Didik hasil itu menunjukan capaian vaksinasi sebesar 80 persen lebih dari 89.276 anak anak usia 6-11 tahun cukup efektif menekan penularan Covid-19.
"Wali murid jangan khawatir jika dilakukan pembelajaran tatap muka," kata Didik.
Pembelajaran tatap muka aman dilakukan asalkan dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan.
Baca juga: 3 Pegawai Positif Covid-19, Lapas Tulungagung Lockdown
Selain siswa, wali murid tetap menjaga diri agar tidak menularkan pada anaknya.
"Keluarga harus mencari nafkah, namun harus tetap menjaga diri agar tidak tertular," katanya.
Terakhir dirinya berharap agar masyarakat segera mengakses vaksinasi Covid-19, baik dosis 1, dosis 2 dan dosis 3. Hal itu dilakukan untuk menekan penularan Covid-19. (JP/t.ag/rg4)
Editor : Redaksi