Corona di Jatim Tembus 49 Ribu, Gubernur Resmikan Layanan PCR di Mall

bacasaja.id
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa dan CEO Maspion alim Markus meresmika. layanan rapid tes dan swab di Maspion square Surabaya

BACASAJA.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama CEO Maspion Group Alim Markus, meresmikan layanan rapid test dan PCR di Maspion Square, Surabaya, Senin (19/10/2020). Pada hari yang sama, kasus positif Covid-19 di Jatim) naik 242 orang. Dengan tambahan tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 Jatim mencapai 49.174 pasien.

Layanan rapid test dan PCR di pusat perbelanjaan ini merupakan sinergi antara BP 1 Laboratorium Utama, Maspion Group dan Rumah Sakit Sheila Medika. "Ini adalah sebuah sinergitas yang terbangun dengan seimbang. Agar tercipta layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Bahkan dibawah harga yang sudah ditentukan oleh Kemenkes Rp 150 ribu," papar Khofifah.

Ia menambahkan, tarif yang dipatok untuk layanan itu Rp 90 ribu. Ini sangat membantu percepatan dan perluasan bagi masyarakat. Kecepatan dan hasilnya juga tidak diragukan lagi.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Jatim pada Senin, 19 Oktober melonjak 242 orang. Dengan tambahan tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 Jatim mencapai 49.174 pasien.

Untuk pasien sembuh tercatat bertambah signifikan 341 orang. Dengan tambahan ini, total pasien sembuh Covid-19 Jatim mencapai 43.049 orang.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 18 orang. Kini, jumlah total pasien meninggal akibat Covid-19 ada 3.562 orang.

Jumlah penambahan ini merupakan yang tertimggi kedua di Indonesia setelah Jawa Barat sebanyak 21 orang.

Secara nasional, terjadi penambahan signifikan sebesar 3.373 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia. Dengan demikian, total warga yang terpapar telah mencapai 365.240 orang.

Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah 3.919orang. Jumlah keseluruhan pasien sembuh kini 289.243 orang.

Untuk korban meninggal akibat Covid-19 bertambah signifikan 106 orang. Total kasus kematian kini mencapai 12.617 orang. (ji)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru