Bertemu Dengan Pengrajin Tas Di Kampung Gadukan, Achmad Hidayat : 15.000 Tas Sekolah Yang Dikerjakan Tidak Kalah Dengan Merk Ternama

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya yang menggelar "Cangkruk Bareng" bersama puluhan Pengrajin tas di Kampung Gadukan Utara
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya yang menggelar "Cangkruk Bareng" bersama puluhan Pengrajin tas di Kampung Gadukan Utara

i

SURABAYA - Gadukan merupakan sentra pembuat tas terbesar di Surabaya, terletak di Jl. Gadukan Baru, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Sentra perajin tas di kampung ini sendiri mulai ada sejak tahun 1975. Berawal dari perajin tas berbagai macam bahan, dan kreasi.

Kampung Tas Gadukan memiliki segmen kelas menengah ke bawah. Seiring banyaknya pemesanan dan nilai ekonomi yang dihasilkan, para perajin yang bergerak dibidang ini juga bertambah.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya yang menggelar "Cangkruk Bareng" bersama puluhan Pengrajin tas di Kampung Gadukan Utara menyampaikan berbagai topik serta menampung masukan - masukan.

"Tahun 2021 sebagian besar Tas untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah dibuat disini , sekarang juga masih berlanjut . Ini merupakan bukti kepedulian Pemerintahan Eri Cahyadi - Armuji kepada pengrajin tas untuk pulih aktivitas ekonominya", kata Achmad.

Dirinya menyinggung di Tahun 2022 terdapat 15.000 tas yang akan dikerjakan di kampung tas gadukan , ia juga berpesan agar para pengrajin menunjukkan karya terbaiknya sehingga kualitas tas sekolah tidak kalah dengan tas sekolah yang memilki merk ternama.

"Mengongsong peringatan HUT RI ke - 77 tahun yang mengusung tema Pulih Lebih cepat bangkit lebih nyata dapat kita lihat di kampung gadukan utara, semangat berdikari secara ekonomi sangat kental terasa", tegas Achmad Politisi Muda PDI Perjuangan Surabaya tersebut.

Saat ini terdapat sembilan kelompok pengrajin yang mengerjakan pesanan Tas dari Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Koperasi ,Perdagangan dan UKM tersebut.

"Kami juga mengapresiasi kawan - kawan Dinkopdag dan UKM yang mampu memberdayakan dan memfasilitasi pengrajin tas", imbuhnya.

Pertemuan itu berlangsung hangat dan dilanjutkan sejumlah pengurus RW didampingi pengrajin Tas untuk mengunjungi Rumah Produksi. (AHA)

Berita Terbaru

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

POLDA SULBAR - Menjelang akhir pekan, saat malam mulai larut, cahaya lampu biru khas Polantas kembali terlihat menyisir jalan-jalan di Kota Mamuju. Patroli ini…

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…