Terpilih Aklamasi, Ketua GP Ansor Kencong Agus Nur Yasin Nakhodai KNPI Jember

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Nur Yasin (kiri), ketua terpilih dalam forum Musda KNPI Jember yang berlangsung di Hotel Bandung Permai, Sabtu (12/11)
Agus Nur Yasin (kiri), ketua terpilih dalam forum Musda KNPI Jember yang berlangsung di Hotel Bandung Permai, Sabtu (12/11)

i

JEMBER - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jember telah paripurna. Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kencong, Agus Nur Yasin, terpilih secara aklamasi dalam forum yang dihadiri oleh 21 Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) Jember tersebut.

Agus bakal memimpin KNPI selama tiga tahun mendatang hingga 2025. “Setelah ini kami akan konsolidasi dengan OKP yang komunikasi sebelumnya belum tersambung. Karena sebelumnya memang ada miss komunikasi di KNPI Jember yang dianggap ada dualisme. Padahal tidak,” katanya, seusai terpilih pada forum yang berlangsung di Hotel Bandung Permai, Sabtu (12/11).

Dia mengakui, sebelumnya memang sudah ada Musda KNPI Jember yang juga telah menetapkan ketua terpilih sebagai mandataris. Namun, Agus berkata, garis vertikal organisasi yang kini ia nakhodai dengan sebelumnya berbeda. Di pengurusan pusat, lembaganya mengikuti KNPI versi Kongres Penyatuan yang diketuai oleh Muhammad Ryano Panjaitan. Sedangkan di tingkat provinsi, dipimpin oleh Mochamad Nur Arifin, yang juga Bupati Trenggalek. “Jadi, masing-masing memang beda jalur. Beda rel. Makanya, di awal saya bilang tidak ada dualisme,” tegasnya.

Ke depan, Agus menginginkan, KNPI menjadi laboratorium organisasi bagi anak muda di Jember. Sekaligus sebagai miniatur keberagaman Indonesia. Sebab, organisasi dalam tubuh KNPI sangat heterogen. Berasal dari berbagai latar belakang organisasi. Baik yang berbasis keagamaan, sayap kepartaian, pelajar, mahasiswa, maupun organisasi nasionalis. “KNPI ini bukan organisasi perorangan, tapi organisasi OKP. Makanya, konsolidasi dan komunikasi awal itu diharapkan menjadi pintu masuk dalam menata organisasi ini bisa lebih baik lagi,” ucapnya.

Namun, sebelum melangkah ke arah sana, Agus memiliki tugas melengkapi susunan kepengurusan terlebih dulu. Bersama sembilan tim formatur yang telah ditunjuk, mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Cabang Kencong ini bakal menggenapi penggawa KNPI yang diambil dari berbagai utusan atau perwakilan OKP di Jember. “Deadline secepatnya sudah terbentuk. Antara tiga hari sampai seminggu,” tuturnya.

Setelah itu, Agus menambahkan, dia akan menjalankan misi yang diemban bersama pengurus yang telah terbentuk. Yakni menyatukan OKP di Jember dalam bingkai KNPI. Setelah itu, menyambungkan dengan dengan pra stakeholder. Seperti pemerintah daerah dan jaringan yang dimiliki. Baik oleh KNPI maupun OKP masing-masing. “Baru kemudian, melangkah bersama demi mencapai tujuan bersama,” jelas aktivis yang pernah menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Al Falah As Sunniyah (Inaifas) Kencong tersebut.

Ketua Caretaker KNPI Jember Ahmad Nur Huda menjelaskan, pasca terpilihnya ketua mandataris yang baru, tugasnya sebagai ketua sementara yang ditunjuk oleh DPD KNPI Jatim di masa peralihan kepemimpinan telah selesai. Pria yang akrab disapa Mamak ini menyebut, dia ditunjuk sebagai ketua caretaker KNPI Jember, karena organisasi ini sempat vakum cukup lama. “SK-nya sudah mati lama. Sekitar 10 tahun vakum,” ungkapnya.

Setelah membentuk panitia dengan melibatkan berbagai OKP di Jember, tahapan memilih ketua KNPI baru pun akhirnya digelar. Diawali dengan Rapimda yang menentukan kepesertaan dan pelaksanaan. Baru disusul oleh Musda. Forum musyawarah tertinggi tingkat kabupaten itu tak hanya memilih ketua dan tim formatur saja, tapi juga membahas rancangan program kerja yang akan dijalankan oleh kepengurusan yang baru nantinya.

“Total ada 21 OKP hadir dari 30 OKP yang diundang. Artinya sudah kuorum karena sudah lebih dari 50 persen plus satu dari jumlah peserta yang diundang,” urainya.

Mamak juga merespons isu Musda tandingan atau dualisme di tubuh KNPI Jember. Dia menepis isu tersebut. Kata dia, hal itu tidak ada. Karena masing-masing berdiri di atas jalur yang berbeda. “Tidak ada itu musda tandingan. Karena memang beda jalur. Sekarang ayo adu eksistensi. Bersaing secara sehat dan fair. Bagi saya, pemuda itu jangan baperan, tapi harus berperan,” timpalnya.

Terkait lamanya masa vakum KNPI Jember, juga sempat memunculkan prasangka bahwa musda ini bernuansa politis demi menggalang kekuatan menyongsong Pemilu 2024. Menanggapi hal itu, Mamak kembali menampiknya. Menurut dia, KNPI adalah gabungan organisasi yang bertujuan membangun potensi pemuda. Bukan yang lain. “KNPI itu tidak bisa memberangkatkan kepala daerah atau mengusung calon anggota legislatif. Jadi tidak benar anggapan tersebut. Tagline kami adalah aktivis preneur. Salah satu tujuannya yakni melahirkan pemuda aktivis yang berdaya secara ekonomi,” pungkasnya. (*)

Sumber : Radar Jember

 

Berita Terbaru

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

VIRAL BOCOR ALUS: Febrie Diduga Hubungi Pak Haji 'Kalimantan' dan E 'Pengusaha Sepakbola' untuk Ngakui Emas Miliknya

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:24 WIB

JAKARTA- Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, memasuki babak baru yang penuh spekulasi. Kabar…

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan: Kalian Adalah Masa Depan Polri, Jadilah Pelindung Rakyat yang Sesungguhnya

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:18 WIB

POLDA SULBAR- Usai puncak upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Sulbar, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan…