Pernyataan Gubernur Ansar Soal Lepas Tangan Membangun Jalan Melukai Masyarakat Batam

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ruas jalan yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan
Ruas jalan yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan

i

KEPRI - Ketua LSM Kodat86 menyayangkan pernyataan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad atas ketidakmampuan Pemprov. Kepri membangun jalan-jalan di Batam. Ini adalah pernyataan kali kedua setelah setahun sebelum membuat pernyataan yang sama.

"Sangat disayangkan Gubernur membuat pernyataan seperti itu. Kalimat itu melukai dan mengecewakan masyarakat Batam," kata Cak Ta'in menanggapi pernyataan Gubernur Kepri tersebut.

Menurut Cak Ta'in, ada beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Kepri kondisinya sudah cukup memprihatinkan dan perlu dibangun secepatnya.

"Jika provinsi lepas tangan, Pemko Batam ataupun BP Batam tidak bisa melakukan apa-apa. Sebab jika dipaksakan membangun yang bukan kewenangan takutnya bermasalah dalam pertanggungjawabannya," ujarnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, Kota Batam itu penyumbang PAD Provinsi Kepri terbesar, mestinya Gubernur tahu skala prioritas dan berkeadilan dalam memimpin.

"Batam itu menyumbang triliun untuk PAD dari PKB dan BBNKB dan lainnya. Jangan dianaktirikan. Pemerataan pembangunan bukan berarti Batam dizerokan." jelas Cak Ta'in.

Beberapa ruas jalan yang paling menyolok perlu dibangun secepatnya yakni jalan dari teromongan pelita hingga simpang Kaliban memalui simpang Gelail dan Simpang Franky - Batam Center.

Gubernur sebelum Ansar Ahmad tidak perlu mempermasalahkan pembangunan jalan di Batam yang memang menjadi kewenangan Provinsi Kepri seperti pembangunan ruas jalan kedua Sei Harapan - Baru Aji jaman Gubernur Muhammad Sani. Pembangunan itu masih dipanjutkab pada jaman kepemimpinan Nurdin Basirun.

"Gubernur sebelum Ansar tidak pernah mengeluh tidak mampu membangun jalan-jalan di Batam, kenapa sekarang kayak gak peduli. Sementara sumber duitnya yang terbesar dari Batam." papar Cak Ta'in.

Mantan Staf Ahli Pimpinan DPRD Batam itu menambahkan, kebijakan dan pernyataan Ansar itu jelas-jelas melukai masyarakat Batam yang merasa diabaikan dalam pembangunan dua tahun belakangan.

"Masyarakat Batam berhak mempertanyakan kepada Gubernur. Mengapa Bupati pernah meradang dan marah-marah kepada pemerintah pusat? Ya karena rasa ketidakadilan pemimpin di atas. Apa perlu masyarakat Batam dan pemimpin nya melakukan itu..?" tambah Cak Ta'in. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…