JCI Korsel Tawarkan Ribuan Lowongan Kerja ke Korea Selatan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden JCI Indonesia, Felix Soesanto., MBA dan Delegasi JCI Korea Selatan
Presiden JCI Indonesia, Felix Soesanto., MBA dan Delegasi JCI Korea Selatan

i

JAKARTA - JCI Indonesia dan JCI Korea Selatan sepakat menjalin kerjasama di bidang penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) untuk bekerja di Korea Selatan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) oleh Presiden JCI Indonesia, Felix Soesanto., MBA dan Delegasi JCI Korea Selatan, Mr. Woo Tack Yean, Mr. Janghun Jung, Dr. Mr. Yubin Kim dan PT Sugih Jaya Sentosa (PT SJS) di wakili oleh Komisaris Utama Rully Budiono & Direktur Marketing Rif'an Hanum.

"Kerjasama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Korsel. Ini kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Korsel," tuturnya di Kantor JCI Indonesia, Surabaya Senin (04/12/2023).

Mr. Felix menjelaskan, saat ini hingga beberapa tahun ke depan, Korsel akan mengalami shortage (penyusutan) tenaga kerja dan aging society (penuaan). Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan usia produktif, Korsel harus merekrut tenaga kerja asing.

"Pemerintah Korsel membuka peluang kerja pada 14 sektor bagi tenaga kerja asing SSW. Total kuota SSW untuk seluruh negara, termasuk Indonesia adalah 345.150 tenaga kerja," ujarnya.

Adapun sektor-sektor pekerjaan yang dibutuhkan antara lain Care worker; Building Cleaning Management; Machine Parts and Tooling Industries, Industrial Machiner, Industry Electric, Electronics, and Information Industries Construction Industries Shipbuilding and Ship Machinery Industry, Automobile repair and maintenance.

Kemudian Aviation Industry, Accomodation Industry, Agriculture, Fishery and Aquacultur, Manufacture of food and beverages dan Food service industry.

Dia melanjutkan, JCI Indonesia sendiri tengah fokus menggenjot peningkatan kompetensi SDM bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Optimalisasi ini dilakukan agar lulusan BLK mampu bersaing di dunia industri, baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk di Korsel.

"Kita harus menyesuaikan sistem dan kurikulum pelatihan di BLK dengan kebutuhan sektor industri di Korsel sehingga lulusan BLK sesuai dengan standard yang diharapkan, termasuk juga kemampuan Bahasa Korsel," paparnya.

"JCI Indonesia harus mengikuti standard kerja di Korswl sebagai standard kompetensi kerja (SKK) khusus yang akan menjadi standard dan pedoman dalam proses pelatihan maupun uji kompetensi bagi calon tenaga kerja yang nantinya akan bekerja di Korsel," tambah dia.

Ditempat yang sama perwakilan Badan Hukum Penyalur Tenaga Kerja Migran Indonesia (PT SJS), menyambut baik dan sangat antusias akan kedatangan JCI Korsel & undangan JCI Indonesia.

"Kami tentunya sangat tersanjung diberikan kesempatan ini, hal ini akan menambah semangat Kami untuk lebih bisa membantu kaum muda yang ingin bekerja ke luar negeri khususnya di negeri gingseng (korsel), dengan UMK/ UMP senilai $1,850 yang setara Rp 27 juta/ bulan menjadi peluang yang sangat menjanjikan".

Selain peluang kerja juga pertemuan ini juga diupayakan untuk membuka kesempatan kuliah S1, S2 & S3 dengan sistem magang kerja dengan beasiswa.

"Pertemuan ini, dikomunikasikan kedepan akan dibuka jaringan beasiswa kuliah sampai jenjang doktoral namun tetap bekerja dengan sistem magang kerja. Harapannya kedepan lulusannya selain mendapatkan pengalaman kerja, pengetahuan budaya, pengetahuan adat istiadat, juga mendapatkan upah yang layak", tutup Abah Hanum yang juga dikenal sebagai Advokat Wong Cilik tersebut sembari menebarkan senyumannya yang khas. (*)

Berita Terbaru

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…