Masya Allah...! Bendera PDI Perjuangan di Ngawi Dirusak dan Dicuri, Siapa Pelakunya?

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bendera PDIP di Ngawi (Foto: PDI Perjuangan Jawa Timur)
Bendera PDIP di Ngawi (Foto: PDI Perjuangan Jawa Timur)

i

NGAWI – Aksi tidak terpuji terjadi jelang pelaksanaan Pemilu 2024. Alat peraga kampanye (APK) berupa bendera PDI Perjuangan yang terpasang di sejumlah titik di Kecamatan Sine, Ngawi dirusak dan dicuri oleh orang tidak dikenal. Kejadian tak mengenakan itu membikin Banteng Ngawi berang.

Kader Banteng Ngawi yang berang salah satunya adalah Slamet Riyanto. Ekspresi kekecewaanya tidak terbendung saat menceritakan kabar dirusak dan dicurinya bendera partai oleh OTK.

Bendera partai yang hilang dan dirusak itu berada di titik pemasangan Desa Wonosari, Tulakan, Kauman, Girikerto, dan Ketanggung. Seluruhnya desa yang ada di Kecamatan Sine.

Sebelum dirusak dan dicuri, bendera partai Banteng Moncong Putih tersebut berdiri gagah di sepanjang jalan desa. Tepatnya berada di sisi kiri bahu jalan. Sejurus kemudian, beberapa titik hanya menyisakan tiang bambu. Bendera partai lenyap dicuri orang.

Di titik yang lain, tinggal menyisakan tiang dan bekas tali pengikat bendera. Bukti bahwa bendera sengaja dicuri secara paksa. Slamet Riyanto berpandangan, bendera sengaja dirusak dengan alat tajam.

“Ada indikasi oknum melakukan sabotase perusakan bendera PDI Perjuangan di desa-desa Kecamatan Sine,” kata Slamet Riyanto kepada pdiperjuangan-jatim.com pada Senin (4/12/2023).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi tersebut meminta jajaran struktural partai Kecamatan Sine untuk melakukan pengawasan dan penyelidikan. Apabila ditemukan pelaku berikut barang bukti, Kader Banteng tersebut tak segan menempuh jalur hukum.

Slamet Riyanto juga mengaku akan berkoordinasi dengan Pengawas Pemilu terkait perusakan dan pencurian APK berupa bendera PDI Perjuangan. Hal itu dilakukan agar aksi tersebut tidak berulang, selama penyelenggaraan Pemilu 2024 yang tengah berlangsung.

“Nanti akan kita pasang lagi dengan tiang yang lebih tinggi. Tetapi kalau sudah begitu, dan dirusak lagi, indikasi kuat ada sabotase. Dan kita mesti bertindak,” tegas Slamet Riyanto.

Slamet Riyanto lantas meminta para kader Banteng untuk tidak kendor dalam jalan perjuangan. Termasuk untuk menjaga martabat partai, salah satunya bendera PDI Perjuangan.

“Sing salah mesti seleh, sing bener mesti jejer,” kata Slamet Riyanto.

Informasi yang dihimpun, berdasar keterangan Lamijan warga Desa Wonosari, Kecamatan Sine, aksi pencurian dan perusakan bendera partai diduga kuat dilakukan saat malam hari.

“Kemungkinan malam hari, kita juga tidak tahu siapa yang usil itu. Orang kok suka mengganggu urusan orang lain,” katanya ikut kesal.

Menjelang hari pemungutan suara, sejumlah alat peraga kampanye berupa atribut partai bendera PDI Perjuangan, dicuri dan dirusak oleh orang tak dikenal. Atas kejadian tak terpuji tersebut membuat Kader Banteng Ngawi Berang tak kepalang. (*)

 

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…