Anak di Surabaya Diduga Bunuh Ayah Kandungnya yang Sudah Renta

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

i

SURABAYA - Seorang anak laki-laki diduga tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Surabaya, kemudian jasadnya dibuang di lahan kosong kawasan Darmo Permai. Kejadian tragis ini terungkap setelah warga menemukan jenazah korban berinisial MS (65 tahun) pada Sabtu lalu, 5 April 2025.

Sehari setelah penemuan jasad korban, polisi berhasil menangkap terduga pelaku yang tak lain anak kandung korban. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto membenarkan penangkapan anak tersebut pada Minggu, 6 April 2025.

“Iya sudah (ditangkap) kemarin,” cetus AKBP Aris Purwanto di Surabaya, Senin, 7 April 2025.

Sebelumnya, jasad MS ditemukan warga di dengan kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya. Saat ditemukan, korban mengenakan jam tangan, cincin, dan sandal, tanpa identitas, tapi ada ponsel.

AKBP Aris menduga terduga pelaku sakit hati, hingga tega melakukan penganiayaan ayahnya sendiri hingga meninggal dunia. Dugaan ini muncul setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi.

Namun Aris belum bisa menjelaskan lebih detil, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Zainur Rofik menyatakan banyaknya luka di kepala korban menimbulkan kecurigaan bahwa lansia ini meninggal diduga akibat kekerasan.

Namun ia menyarankan agar melakukan konfirmasi langsung Polrestabes Surabaya, karena kasus ini masih dalam penyelidikan. (*)

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…