Resahkan Masyarakat, Dishub Kota Surabaya Tindak Tegas Jukir Liar di Toko Modern

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penertiban parkir liar
Penertiban parkir liar

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar operasi penertiban juru parkir (jukir) liar yang meresahkan di sejumlah toko modern pada Rabu (28/5/2025). Operasi gabungan ini melibatkan personel dari Polrestabes Surabaya, Komando Garnisun Tetap (Kogartap) III Surabaya, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya.

Sekretaris Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan kelanjutan dari upaya penertiban jukir liar yang berada di toko-toko modern di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Operasi gabungan tersebut, dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 27 - 28 Mei 2025.

“Operasi ini berjalan selama dua hari, mulai kemarin. Kami bersama Satpol PP didampingi pengamanan dari Sabhara Polrestabes Surabaya serta Kogartap mengadakan operasi penertiban jukir liar yang biasanya mangkal di toko-toko modern,” terang Triousai pemimpin operasi gabungan penertiban jukir liar.

Dalam operasi di hari kedua ini, Dishub Surabaya menerjunkan dua tim. Tim pertama menyisir wilayah mulai dari Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) hingga Wiyung dan Gunungsari. Sementara tim kedua bergerak dari TIJ menuju kawasan Jemursari, Prapen, dan Tenggilis.“Hasilnya 9 orang jukir liar berhasil kami amankan untuk ditindak lebih lanjut oleh Polrestabes Surabaya,” ungkapnya.

Trio menegaskan, Pemkot Surabaya akan terus melakukan penertiban jukir liar yang meresahkan masyarakat. Terlebih, di toko modern yang sudah bertuliskan bebas parkir atau gratis parkir tapi masih dikenakan tarif dengan dalih seikhlasnya.

“Kami akan terus amankan semua oknum jukir liar di wilayah Kota Surabaya, untuk selanjutnya diberikan pembinaan secara rutin supaya ada efek jera,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dishub Surabaya Jeane Mariane Taroreh menambahkan, penertiban jukir liar di toko modern bukan hanya dilakukan dalam dua hari terakhir, melainkan kegiatan rutin yang terus digelar.

“Kami Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan penertiban gabungan dengan Kogartap dan Polrestabes setiap hari. Khusus kemarin Selasa (27/5/2025). Kami menjaring 11 jukir dan sudah kami tindak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya,” ungkap Jeane.

Jeane menjelaskan, fokus penertiban kali ini adalah jukir liar yang berada di toko modern, karena area parkir tersebut merupakan parkir swasta yang pemiliknya telah membayar pajak parkir sebagai salah satu fasilitas untuk pelanggannya.

“Di toko modern itu sudah jelas tertulis ‘parkir gratis’. Namun, masih ada jukir liar yang menarik biaya parkir. Jukir-jukir liar inilah yang kami amankan," katanya.

Lebih lanjut, Jeane mengatakan bahwa penertiban ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang masuk melalui kanal aduan Pemkot Surabaya maupun sosial media. Berdasarkan laporan tersebut, Dishub Kota Surabaya terus melakukan penertiban di semua wilayah. “Jadi memang ini keresahan masyarakat yang kami tindaklanjuti supaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga saat berbelanja di toko modern,” imbuhnya.

Menanggapi fenomena jukir liar yang kerap kembali lagi setelah ditertibkan, Jeane menduga hal ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya pemilik usaha yang tidak berani menegur oknum jukir liar tersebut.

“Kami membutuhkan kerja sama yang baik dari para pelaku usaha toko modern untuk melaporkan adanya jukir liar. Karena, pemilik persil sudah berkontribusi membayar pajak parkir sehingga tidak ada lagi pungutan parkir kepada pelanggannya,” ungkap Jeane.

Terakhir, ia menghimbau kepada masyarakat Kota Surabaya untuk tidak membayar tarif parkir di toko modern yang sudah jelas tertulis parkir gratis.

“Tarif parkir yang wajib dibayar adalah ketika memarkir kendaraan di lahan parkir resmi Dishub dan ada jukir resmi dengan identitas resmi, serta memberikan karcis. Kalau di toko modern yang sudah jelas ada tulisan parkir gratis tidak perlu dibayar,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…