Cara Pulihkan Luka Batin Ala Intan Maria Lie di Seminar Release Your Trauma and Transform

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Intan Maria Lie, nara sumber di Seminar Release Your Trauma and Transform yang digelar INTI Surabaya. (Instagram @intisby.id)
Intan Maria Lie, nara sumber di Seminar Release Your Trauma and Transform yang digelar INTI Surabaya. (Instagram @intisby.id)

i

SURABAYA - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya menggelar seminar “Release Your Trauma and Transform: Temukan Kejernihan di Tengah Arus Globalisasi yang Tak Menentu Lewat Psikologi Pragmatis dan Access Bars” di Quest Hotel Surabaya.

Seminar ini menghadirkan Intan Maria Lie, penulis buku Happiness Inner Child Within dan Human Empowerment Facilitator, sebagai narasumber utama dan digelar secara daring.

Seminar ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang dan usia, mulai dari generasi muda hingga lansia. Tidak hanya berasal dari Surabaya, peserta juga datang dari luar kota, luar pulau, bahkan mancanegara. Ini menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap isu kesehatan mental dan penyembuhan trauma.

Ketua INTI Surabaya, Daniel Oktavianus Atmadja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya membebaskan diri dari luka batin masa lalu agar tidak mengganggu produktivitas dan relasi sosial di masa kini.

“Banyak orang dewasa yang membawa luka masa kecil yang belum sembuh. Ketika tidak disadari dan tidak diselesaikan, itu bisa menjadi racun di lingkungan kerja atau keluarga. Seminar ini kami harap menjadi jembatan awal menuju penyembuhan yang lebih dalam dan perubahan pola pikir yang sehat,” kata Daniel dikutip dari Berita7 Online.

Metode Penyembuhan Emosional

Sementara itu, Intan Maria Lie dalam paparannya memperkenalkan dua metode utama dalam proses penyembuhan emosional: Inner Child dan Access Bars. Keduanya merupakan pendekatan yang bersifat reflektif sekaligus praktis, ditujukan untuk membuka kesadaran dan membebaskan potensi terbaik dari dalam diri.

“Release Your Trauma and Transform bukan hanya slogan. Ini adalah proses mengenali luka, menerima, lalu membebaskan. Inner Child membantu kita berkomunikasi dengan bagian diri yang terluka, sementara Access Bars membuka jalan energi untuk transformasi diri yang lebih seimbang dan sadar,” jelas Intan.

Pengalaman Lokal dan Global

Intan Maria Lie merupakan lulusan Fakultas Psikologi dari salah satu universitas di Surabaya. Ia telah meniti karier di bidang Sumber Daya Manusia dan pelatihan di berbagai perusahaan multinasional dan nasional, seperti Boehringer Ingelheim, Melawai Group, PT Sampoerna Tbk, hingga PT Wisata Jaya International.

Ia juga pernah menjadi fasilitator bersama Wellness Counseling Inc di Washington, Amerika Serikat. Selain itu, Intan aktif memberikan pelatihan guru dan terlibat dalam program pelatihan daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (P4TK & PLB), Jakarta.

Kini, Intan menjadi fasilitator utama di Ruang Pulih Mahadaya (ruangpulih.com), sebuah ruang pemberdayaan diri dan penyembuhan yang berbasis di Andong, Ubud, Bali. Pendekatan yang digunakan berfokus pada Balance Healing for Better Living, menggabungkan keseimbangan antara tubuh, emosi, dan energi spiritual.

Relaksasi dan Refleksi Diri

Selain sesi pemaparan, peserta juga diajak untuk melakukan relaksasi dan refleksi diri melalui musik serta gerakan sederhana. Suasana menjadi intim dan penuh empati, memungkinkan para peserta membuka diri terhadap proses penyembuhan.

Ketut Aryana Tan, Ketua Harian INTI Bali, turut hadir secara daring dan berbagi kisah tentang dampak trauma kolektif masyarakat Bali selama masa pandemi Covid-19. Ia menekankan bahwa pendekatan psikologis seperti yang dibawa oleh Intan sangat relevan untuk pemulihan sosial hari ini.

Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan testimoni dari peserta yang merasa mendapatkan insight serta motivasi baru dalam menghadapi hidup dengan lebih utuh dan sehat secara mental. (*)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…