Harga Beras Alami Anomali, Anggota DPR RI: Memalukan Sekali!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi harga beras
Ilustrasi harga beras

i

JAKARTA — Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menyoroti kejanggalan yang terjadi pada harga beras di Tanah Air. Ia mempertanyakan harga beras yang kerap naik, tetapi pemerintah mengklaim stok beras dalam kondisi melimpah.

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan persoalan serius dalam tata kelola perdagangan dan distribusi pangan nasional. Sorotan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

“Ini saya bingung, saya orang ekonomi, S1 ekonomi, kok stok beras melimpah tapi harga naik? Ini ilmu baru lagi?” kata Demer, sapaan akrabnya, seperti dilansir laman dpr.go.id.

Jika dibiarkan, jelasnya, fenomena ini berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, yang mana akan berdampak langsung pada konsumsi rumah tangga, salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. “Kalau hal yang begini saja tidak bisa diselesaikan, memalukan sekali. Padahal ini tidak terlalu rumit,” ujarnya.

Lebih jauh, ia juga menyinggung adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penentuan kuota impor yang tidak jelas. Bahkan, ia menerima laporan adanya kebijakan impor yang berjalan tanpa rekomendasi kementerian terkait. “Ini pola lama, tidak boleh terjadi lagi. Kalau tata kelola impor saja tidak beres, bagaimana kita mau atur harga di pasar?” ucapnya.

Oleh karena itu, Politisi Fraksi Partai Golkar ini menegaskan pentingnya pemerintah mengutamakan kepentingan nasional dalam setiap kebijakan perdagangan. Ia mencontohkan Amerika Serikat yang kini gencar menerapkan proteksi ekonomi, bahkan berani keluar dari WTO demi mengutamakan industri dalam negeri.

“Kalau Amerika bicara ‘America great again’, kita juga harus bicara ‘Indonesia great again’. Kalau perlu pasang barrier, tax barrier, lakukan segera untuk lindungi petani dan konsumen kita,” tegasnya.

Dirinya berharap masalah anomali harga beras dapat segera diselesaikan agar tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Baginya, kestabilan harga pangan adalah salah satu kunci penting menjaga ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

“Jangan sampai stok beras hanya melimpah di atas kertas, tapi rakyat tidak bisa menikmati harga yang wajar,” pungkas legislator dari Bali itu. (parlementaria)

 

Berita Terbaru

Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar: Dana Pokir, Lemahnya Pengawasan, dan Tiket yang Tak Pernah Terbang

Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar: Dana Pokir, Lemahnya Pengawasan, dan Tiket yang Tak Pernah Terbang

Selasa, 07 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 18:22 WIB

BATAM– Gagalnya puluhan anggota kontingen Pesparawi Provinsi Kepri bertolak ke Manokwari bukan sekadar soal tiket bodong. Kasus ini membuka persoalan lebih d…

Karaton Surakarta Tegaskan Video Adu Mulut Gusti Moeng Tidak Utuh, Soroti Tertutupnya Akses Keputren dan Ndalem Ageng

Karaton Surakarta Tegaskan Video Adu Mulut Gusti Moeng Tidak Utuh, Soroti Tertutupnya Akses Keputren dan Ndalem Ageng

Selasa, 07 Jul 2026 17:10 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 17:10 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat menegaskan bahwa video adu mulut antara GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng dengan Ana Muji Rahayuning T…

Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Saling Jegal Lionel Messi dan Mo Salah

Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Saling Jegal Lionel Messi dan Mo Salah

Selasa, 07 Jul 2026 16:07 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:07 WIB

ATALANTA– Langkah Timnas Argentina di fase gugur akan mendapat ujian berat dari wakil Afrika. Skuad Argentina dijadwalkan bakal bersua Mesir pada babak 16 b…

Prediksi Skor Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Granit Xhaka Lawan James Rodriguez

Prediksi Skor Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Granit Xhaka Lawan James Rodriguez

Selasa, 07 Jul 2026 16:01 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:01 WIB

VANCOUVER- Babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan bentrokan sengit antara Timnas Swiss melawan Timnas Kolombia. Pertandingan hidup mati ini…

Kado Manis Dari Simolawang: Kisah Sukses Proyek "Siluman" yang Mandiri dari Warga Lokal

Kado Manis Dari Simolawang: Kisah Sukses Proyek "Siluman" yang Mandiri dari Warga Lokal

Selasa, 07 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 14:29 WIB

    SURABAYA - Tepuk tangan meriah patut kita hadiahkan untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Simolawang Mandiri" di Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Ba…

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Manfaatkan kepercayaan keluarga, pria inisial S (35) tega melakukan rudapaksa anak yatim, kini sedang dalam pengejaran Polres Pasangkayu…