Sesalkan PPKM Jilid 2, PHRI Jatim: Berpotensi Terjadi PHK Massal

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PHRI Jawa Timur, Dwi Cahyono
Ketua PHRI Jawa Timur, Dwi Cahyono

i

BACASAJA. ID - Pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa - Bali resmi diperpanjang. Pembatasan ini akan berlaku mulai tanggal 26 Januari sampai 8 Februari mendatang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto.

Meski begitu ada satu perubahan atauran terkait PPKM, salah satunya ialah batasan jam buka mall. Pada PPKM jilid saru, batas buka mal sampai pukul 7 malam. Namun pada aturan yang sekarang jam buka hotel diundur satu jam lebih lama. Sampai pukul 8 malam. Sedangkan aturan lainnya tidak ada yang berubah.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim, Dwi Cahyono mengatakan keberatan dengan kebijakan tersebut. Apalagi PPKM diperpanjang sampai akhir bulan Februari mendatang. Menurutnya sebelum PPKM saja penghasilan dari hotel sudah anjlok sampai 30 persen. Harapannya pada tahun baru, bisa menutupi kerugian selama setahun sebelumnya.

Salah satu contohnya, seperti momen tahun baru, pemerintah makin memperketat aturannya. Hotel tidak boleh membuat acara tahun baru. Bahkan semua pengunjung hotel diwajibkan swab antigen lebih dulu. Alhasil okupansi rata-rata hotel di Jatim hanya mencapai 15-20 persen saja.

Selain itu Cahyono mengatakan bahwa hotel sudah mematuhi protokol kesehatan. Bahkan tiap hotel harus sertifikasi Clean, Health, Safety and Environment (CHSE). Menurutnya selama ini sertifikat itu sudah mewakili hotel patuh terhadap protokol kesehatan. Bahkan untuk mendapatkan sertifikat itu tidaklah mudah.

“Sudah ada sertifikat segala macam tapi masih ada pembatasan seperti PPKM,” keluhnya.

Sejak diberlakukan new normal pada juli lalu, setiap hotel wajib memiliki sertifikat Clean, Health, Safety and Environment (CHSE). Sertifikat itu dikeluarkan oleh Kemenparekraf. Tujuannya untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Terutama untuk masyarakat di tempat dan fasilitas umum. Yakni dalam rangka mencegah terjadinya klaster baru selama masa pandemi.

Menurutnya, permasalahan hotel pada masa pandemi bukan pada harga, tetapi kemauan para tamu untuk datang. Apalagi ditambah dengan PPKM. Minat masyarakat untuk berwisata ke luar kota menurun drastis. Alhasil tidak ada tamu yang menginap di hotel.

“Pariwisata itu kan berdasarkan pergerakan. Mereka tertarik hotel murah tapi tidak boleh keluar,” ungkapnya.

Pada PPKM kali ini PHRI Jatim akan mengambil sikap. Kemarin pihaknya telah bertemu perwakilan DPD RI. Untuk menyuarakan opsi keberatan terkait PPKM. Rencananya hari ini pihaknya akan mengirim surat ke pemprov Jatim.

Pihak PHRI Jatim khawatir bila PPKM berlangsung berjilid-jilid bukan tidak mungkin PHK masal kembali terjadi. Sebab pihak hotel tidak mampu membayar dari biaya operasional.

“Kita tidak minta insentif. Tapi minta kebijakan saja dari pemerintah,” tandasnya. (byt/rga)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…