Pasca Mutilasi Lidah Wetan, DPRD Dukung Pemkot Razia Kos-Kosan Besar-Besaran

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri

i

SURABAYA – Warga Lidah Wetan, Surabaya Barat, dikejutkan dengan penemuan kasus mutilasi yang mengguncang rasa aman masyarakat. Peristiwa tragis ini langsung memicu respons cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Tak menunggu lama, jajaran petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, kepolisian, hingga perangkat kecamatan dan kelurahan dikerahkan untuk menggelar razia kos-kosan di sekitar lokasi kejadian.

Langkah cepat ini bertujuan untuk memastikan keamanan lingkungan sekaligus memeriksa identitas penghuni kos yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.

“Kita harus bergerak cepat, jangan sampai ada rasa takut yang berkepanjangan di masyarakat. Razia ini juga menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata salah satu petugas Satpol PP yang ikut turun ke lapangan.

Langkah tegas Pemkot Surabaya mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri. Politisi yang dikenal vokal soal isu ketertiban ini menegaskan bahwa razia kos-kosan adalah langkah yang tepat.

“Ini langkah yang tepat. Razia kos-kosan harus rutin dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Keamanan warga adalah prioritas,” tegas Syaifuddin.

Menurutnya, kos-kosan kerap menjadi titik rawan apabila pendataan penghuni tidak dilakukan dengan baik. Ia mendorong Pemkot Surabaya memperketat regulasi pendataan penghuni kos dan melakukan pemeriksaan secara berkala. “Pemilik kos juga harus bertanggung jawab. Semua penghuni wajib terdata dan dilaporkan ke RT/RW serta kelurahan setempat. Koordinasi antara aparat dan warga harus diperkuat,” tambahnya.

Selain itu, Syaifuddin menilai kasus mutilasi ini menjadi pengingat pentingnya membangun kesadaran kolektif di masyarakat. “Tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Warga juga harus ikut peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jika ada hal mencurigakan, segera lapor. Jangan menunggu sampai terjadi kasus yang mengerikan,” ujarnya. (dims)

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…