Kuota Beasiswa Kuliah Naik Drastis Jadi 24.000 Mahasiswa, DPRD Surabaya: Tepat dan Selaras Kenaikan IPM

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati

i

SURABAYA, Bacasaja.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya semakin serius membuka jalan pendidikan tinggi bagi generasi muda Kota Pahlawan. Mulai 2026, Pemkot akan melipatgandakan penerima beasiswa kuliah hingga 24.000 mahasiswa dengan total anggaran fantastis mencapai Rp 192,8 miliar.

Program yang kini resmi diberi nama Pemuda Tangguh itu tak hanya membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), tetapi juga memberikan biaya hidup bulanan kepada mahasiswa penerima.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkot untuk memastikan akses pendidikan yang setara. “Kita tidak boleh biarkan anak-anak Surabaya berhenti sekolah hanya karena faktor biaya. Pendidikan adalah hak mereka,” tegas Eri.

Kuota Naik Drastis, Cakupan Diperluas

Target 24.000 mahasiswa ini merupakan lonjakan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejak 2022, Pemkot telah menggelontorkan Rp 71 miliar untuk membantu 5.900 mahasiswa. Kali ini, tidak hanya mahasiswa perguruan tinggi negeri yang disasar, kampus swasta pun masuk dalam program ini.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, memberikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Ia menilai kebijakan itu sangat tepat mengingat tingginya animo masyarakat.

“Pendaftar tahun 2025 ini membludak, mencapai 14.000 orang, tetapi yang diterima hanya 2.766. Jadi keputusan menaikkan kuota menjadi 24.000 itu selaras dengan kenaikan capaian IPM Surabaya,” ujar Ajeng.

Menurutnya, tantangan ke depan adalah memastikan pendaftar yang mendaftar benar-benar sesuai kriteria. Karena itu, ia mendesak agar Pemkot meningkatkan sosialisasi hingga tingkat RT/RW dan memperluas kerja sama dengan kampus-kampus yang saat ini sudah berjumlah 15 perguruan tinggi.

“Kalau sosialisasi dilakukan secara masif, pendaftar yang tepat sasaran akan lebih banyak. Target 2026 bukan hanya angka, tapi harus jadi momentum mencetak SDM Surabaya yang unggul,” tegasnya.

Fokus pada Keadilan Akses

Dengan besarnya anggaran dan jumlah penerima, DPRD meminta Pemkot mengawal ketat pelaksanaan program agar transparan dan tepat sasaran. Program Pemuda Tangguh diharapkan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan benar-benar menjadi jalan keluar bagi anak-anak Surabaya yang hampir putus kuliah.

Selain itu, DPRD memastikan porsi anggaran pendidikan tetap di atas 20 persen dari APBD Kota Surabaya agar keberlanjutan program beasiswa dan peningkatan kualitas pendidikan bisa terjamin.

“Ini soal keberlanjutan. Komitmen anggaran di atas 20 persen harus dijaga agar Pemuda Tangguh tidak berhenti di tengah jalan,” tandas Ajeng yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya. (dims)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…