TEGAS! Warga Graha Family Tolak Cafe NOOK, DPRD Surabaya Soroti Pelanggaran Pengembang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hearing terkait Cafe Nook yang diprotes warga Graha Family
Hearing terkait Cafe Nook yang diprotes warga Graha Family

i

SURABAYA, Bacasaja.id – Penolakan warga Graha Family terhadap pembangunan Café NOOK di kawasan perumahan elit Kecamatan Wiyung terus bergulir. Mereka menilai proyek milik PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) itu tidak transparan, tidak melibatkan pemilik lahan, dan dinilai melanggar aturan karena berdiri di atas fasilitas umum (fasum) tanpa persetujuan warga.

Sejak 2023, warga menolak keras pembangunan café tersebut. Aturan jelas menyebutkan, pengembang harus memperoleh persetujuan minimal dua pertiga warga sebelum mendirikan bangunan di kawasan fasum. Namun, kewajiban itu diabaikan.

“Kami tidak pernah dimintai persetujuan. Bangunan tiba-tiba berdiri, padahal fasum adalah milik bersama,” ungkap salah satu perwakilan warga dalam hearing di DPRD Surabaya, Rabu (1/10/2025).

Hearing yang digelar Komisi A DPRD berlangsung panas. DPRD menghadirkan pihak pengembang PT SAS, manajemen Graha Family, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), bagian hukum Pemkot, serta perangkat kecamatan dan kelurahan.

Anggota Komisi A, Tubagus Lukman Amin, menegaskan proyek tersebut sejak awal menyalahi aturan. Ia menyoroti fakta bahwa bangunan sudah berdiri pada 2023, sementara izin baru terbit pada 2024.

“Ini kesalahan prosedur yang fatal. Seharusnya izin keluar lebih dulu sebelum pembangunan berjalan. Kalau prosedur dijalankan dari awal, konflik dengan warga tidak akan muncul,” tegas politisi PKB itu.

Tubagus juga menyinggung sikap pengembang yang tetap melanjutkan pembangunan meski sudah beberapa kali dihentikan Pemkot. “Kasus Café NOOK harus jadi peringatan keras. Surabaya butuh pembangunan, tapi semuanya harus tertib dan sesuai hukum,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT SAS, Veronica, mencoba meredam kritik. Ia menegaskan pihaknya akan mematuhi keputusan pemerintah kota. “Kami mengikuti arahan Pemkot. Jika diminta berhenti, kami berhenti. Bila ada opsi tukar guling fasum, kami sudah siapkan lahan kompensasi,” ucapnya.

Namun bagi warga, pernyataan itu belum cukup. Mereka mendesak agar proyek Café NOOK benar-benar dihentikan, karena sejak awal dianggap cacat prosedur dan merugikan kepentingan bersama. (dims)

 

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…