Kecewa Tuntutan Pecat Febriwaldi Diabaikan Gubernur DKI Jakarta, Kodat86 Buat Surat Terbuka

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi,
Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi,

i

JAKARTA, Bacasaja.id - Sepertinya perjuangan masyarakat yang berharap terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih, masih jauh dari angan-angan. Ketika pejabat sekelas Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi, yang suka flexing dan pamer gaya hidup mewah.

Terindikasi menyalahgunakan jabatan dan kewenangan untuk memenuhi hidup hedon, publik marah, kecewa dan menuntut ASN tersebut dipecat. Tapi kekecewaan makin memuncak, manakala Febriwaldi sudah kembali aktif bekerja, hanya saja tidak lagi sebagai Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan tapi dipindah ke Kantor Kecamatan Gambir.

"Ketidaktegasan Gubernur untuk memberikan sanksi pada ASN yang diduga telah melanggar SK Gubernur tentang larangan gaya hidup mewah, bahkan indikasi melanggar hukum juga besar, tapi tidak dilakukan pemeriksaan secara intensif. Mestinya dilakukan investigasi terkait sumber dana untuk gaya hidup mewah tersebut," kata Ketua Kodat86 Cak Ta'in Komari SS kepada media, Kamis (23/10).

Menurut Cak Ta'in, keputusan Pemprov. DKI Jakarta tersebut tentu semakin memperdalam kekecewaan masyarakat yang sempat melakukan aksi protes dan sorotan luas media massa. Publik bakal menilai Gubernuran DKI Jakarta tidak sensitif terhadap fenomena kontradiktif yang dilakukan anak buahnya dengan kesulitan hidup yang dialami masyarakat Jakarta.

"Seharusnya tidak terburu-buru diambil kesimpulan dan diputuskan sebelum pemeriksaan benar-benar tuntas," ujarnya.

Febriwaldi, Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, sempat bikin heboh dan viral di media, karena diketahui suka flexing, Plesiran ke luar negeri, pamer menggunakan barang-barang mewah, bermotor besar, bersepeda mahal, bahkan suka berpesta pora. Febriwaldi pun dicopot dari jabatannya hanya dua hari setelah berita dirinya heboh di berbagai media. Inspektorat bertindak cepat, pemeriksaan kepada yang bersangkutan dilakukan, informasi hasilnya dikembalikan aktif ditempatkan di kantor Camat Gambir.

"Ini sebenernya tantangan bagi Pak Pramono Anung untuk membersihkan aparatur pemerintahannya. Bagaimana bakal tercipta pemerintahan yang baik dan bersih sebagaimana amanah UU No.28 tahun 1999 dan UU No.31 tahun 1999 - kalau membiarkan prilaku yang tidak wajar tidak diusut sampai tuntas," jelasnya.

Persoalannya, lanjut mantan jurnalis, akademisi dan staf ahli DPRD itu, Febriwaldi yang bercerai dengan istrinya diduga telah menelantarkan anaknya dan hanya memberikan biaya hidup sekedarnya. Sementara dia bisa hidup mewah dan berfoya-foya. "Ini bukan sekedar soal tanggung jawab, tapi menyangkut moral, tanggung jawab dan etika," ucapnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menegaskan bahwa apapun keputusan yang dibuat Pemprov DKI Jakarta tersebut, masyarakat melihat dan menilai, apakah Gubernur DKI berpihak pada rakyatnya atau lebih mementingkan aparaturnya tersebut. Sebab jika pelanggaran disiplin yang terjadi tidak disanksi berat maka bakal menjadikan ASN lainnya bersikap yang sama ke depannya.

"Jangan dipikir putusan itu tidak mempengaruhi penilaian publik. Itu pasti, bedanya ada yang berani ngomong langsung, ngomong di belakang, atau diam saja.

Publik sebenarnya menunggu hal subtansial dari gaya hidup mewah itu dibongkar sampai tuntas. Jadi kita berharap Pak Pramono Anung untuk mengevaluasi semua pihak yang terkait dalam pemeriksaan Febriwaldi dan melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. ***

Berita Terbaru

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

JAKARTA– Polri mengapresiasi prestasi AKBP Hety Padmawati yang meraih penghargaan kategori Leadership dalam ajang International Association of Women Police (…

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti sebagai kompetisi lari. Ajang yang digelar 2…

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, Minggu (20/9/2026). Wakil Ketua Bidang P…

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menghadirkan inovasi Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas…

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

PROBOLINGGO – Salamul Huda resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya. Ia terpilih dalam M…

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri langsung kegiatan akbar olahraga masyarakat "Sulbar Fun Run 3" yang dipusatkan di …