Zuhrotul Mar’ah Desak Pemkot Surabaya Tunda Relokasi PKL Tambak Asri: “Mereka Butuh Solusi, Bukan Penggusuran Mendadak”

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah bersama PKL Tambak Asri
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah bersama PKL Tambak Asri

i

SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah, meminta Pemerintah Kota Surabaya dan pihak terkait tidak terburu-buru merelokasi puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di bawah tol kawasan Tambak Asri.

Menurut Zuhrotul, terdapat 175 warga ber-KTP Surabaya yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi mikro di lokasi tersebut. Mereka kini menghadapi rencana pemindahan ke kawasan Kalianak, namun rencana itu ditolak karena dinilai tidak layak dan terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

“Sebagian besar pedagang itu ibu-ibu yang juga mengurus anak dan keluarga. Kalau dipindah terlalu jauh, mereka kesulitan mengantar anak sekolah dan mengawasi keluarga,” ujar Zuhrotul, Senin (3/11).

Zuhrotul menilai keberadaan PKL justru membuat kawasan di bawah tol menjadi lebih hidup dan aman. Tanpa aktivitas ekonomi, kata dia, area tersebut berpotensi rawan terutama pada malam hari.

“Kalau tidak ada aktivitas ekonomi, daerah bawah tol itu bisa jadi tempat kegiatan negatif seperti pesta miras. Karena itu warga berharap diberi kesempatan tetap berjualan, tentu dengan aturan yang jelas,” tegasnya.

Sebagai solusi, Zuhrotul mengusulkan pola transisi lima tahun. Dalam masa itu, pedagang bisa tetap berjualan dengan izin sementara sambil dibina oleh pemerintah agar bisa mandiri dan siap menempati tempat baru yang lebih layak.

“Warga siap diatur dan mematuhi ketentuan, asalkan diberi kesempatan. Dalam lima tahun ke depan, jika ekonomi mereka sudah stabil, barulah bisa dipindahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Johan Tri Cahyono, mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada kesepakatan awal antara warga, pemerintah kota, dan pihak Jasa Marga. Rencana awal menyebut relokasi dilakukan di sisi kanan dan kiri tol, bukan langsung di bawahnya.

“Saat itu disetujui, warga boleh berjualan di area samping tol asalkan menjaga ketertiban dan tidak mengganggu fasilitas jalan. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut yang jelas,” katanya.

Johan menegaskan, warga tidak menolak aturan, namun hanya berharap agar dibina, bukan dibinasakan.

“Bumi, air, dan udara ini milik rakyat, bukan milik penguasa. Harusnya PKL dibina agar ekonominya naik, bukan langsung disingkirkan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Samsuriyadi, perwakilan Paguyuban PKL Tambak Asri. Ia menilai pemerintah harus menyiapkan solusi konkret agar keberlangsungan hidup para pedagang tidak terganggu.

“Kehidupan kami sudah menyatu di sini. Anak-anak sekolah di sekitar sini, biaya hidup sudah pas-pasan. Kalau dipindah ke Kalianak, selain jauh, penghasilan juga belum tentu ada. Kami hanya minta solusi yang manusiawi,” ujarnya.

Zuhrotul berharap Pemkot Surabaya dan Jasa Marga dapat meninjau ulang kebijakan relokasi dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi masyarakat kecil.

“Intinya, jangan sampai kebijakan penataan kota justru mematikan mata pencaharian warga,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

JAKARTA– Polri mengapresiasi prestasi AKBP Hety Padmawati yang meraih penghargaan kategori Leadership dalam ajang International Association of Women Police (…

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti sebagai kompetisi lari. Ajang yang digelar 2…

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, Minggu (20/9/2026). Wakil Ketua Bidang P…

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menghadirkan inovasi Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas…

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

PROBOLINGGO – Salamul Huda resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya. Ia terpilih dalam M…

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri langsung kegiatan akbar olahraga masyarakat "Sulbar Fun Run 3" yang dipusatkan di …