Abdul Malik Tegaskan Puskesmas Harus Maksimal Layani Warga: Dana Sudah Ada, Jangan Ada Alasan!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Malik,
Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Malik,

i

SURABAYA — Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan dan para kepala puskesmas se-Kota Surabaya untuk membahas pengelolaan anggaran serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Rapat tersebut menyoroti pentingnya pelayanan yang benar-benar prima di seluruh puskesmas, terutama yang beroperasi selama 24 jam.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Malik, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas harus semakin maksimal seiring dengan diberikannya kewenangan pengelolaan anggaran secara mandiri.

“Puskesmas sekarang sudah diberi kewenangan penuh untuk mengelola anggarannya. Maka harus dipastikan semua berjalan baik, mulai dari kondisi bangunan, alat kesehatan, sampai pelayanan terhadap pasien. Jangan sampai ada keluhan warga karena pelayanan yang lambat atau tidak tanggap,” ujar Abdul Malik.

Politisi muda PDI Perjuangan ini juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait proses pengurusan BPJS Kesehatan. Ia meminta agar petugas puskesmas lebih proaktif membantu pasien yang belum memiliki BPJS.

“Kalau ada pasien datang belum punya BPJS, petugas bisa langsung berkoordinasi dengan kelurahan agar segera diaktifkan. Jangan sampai pasien dipingpong dari desa ke puskesmas, itu yang sering dikeluhkan masyarakat,” tegasnya.

Selain menyoroti pelayanan, Abdul Malik juga mengingatkan pentingnya kesiapan bangunan puskesmas menjelang musim penghujan. Ia menekankan agar tak ada fasilitas yang rusak atau terhambat akibat bocor, banjir, maupun gorong-gorong tersumbat.

“Kalau ada atap bocor, tembok retak, atau saluran air tersumbat, segera ditangani. Tidak perlu menunggu karena dana sudah siap. Itulah gunanya kewenangan mandiri,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta pengawasan ketat terhadap program pemberian susu untuk balita dan anak-anak berkebutuhan khusus, agar berjalan tepat sasaran dan sesuai rekomendasi dokter.

“Jangan sampai stok susu habis, dan jangan pula asal memberikan susu. Harus sesuai resep dokter, karena pemberian yang salah bisa berdampak negatif bagi kesehatan anak,” tandasnya.

Abdul Malik menutup dengan menegaskan bahwa seluruh alat dan sarana penunjang pelayanan di puskesmas harus dalam kondisi optimal agar tujuan utama pelayanan prima benar-benar terwujud.

“Komisi D akan terus mengawasi agar masyarakat mendapat manfaat nyata dari dana kesehatan yang digelontorkan,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…