DPRD Surabaya Ingatkan Manajemen Talenta ASN Tak Boleh Jadi Formalitas

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo

i

SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya mulai menerapkan metode Manajemen Talenta ASN dalam proses seleksi enam jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih kosong. Langkah ini dinilai sebagai terobosan modern untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menilai penerapan manajemen talenta merupakan kemajuan penting, karena seleksi pejabat berorientasi pada kinerja dan potensi. Namun ia mengingatkan, sistem ini tidak boleh berhenti sebagai prosedur administratif semata.

“Secara konsep ini bagus. Prosesnya terintegrasi, mengidentifikasi dan menempatkan ASN berpotensi unggul. Tapi implementasinya harus benar-benar objektif dan tidak boleh ada intervensi,” tegas Cahyo, Jumat (14/11/2025).

Ketua Fraksi PKS itu menjelaskan, manajemen talenta ASN menggunakan 9 Box Talent Matrix untuk memetakan performa dan potensi kepemimpinan. Dengan pemetaan tersebut, ASN dengan rekam kinerja terbaik dapat disiapkan untuk mengisi posisi strategis.

Cahyo juga menekankan pentingnya kepatuhan Pemkot terhadap regulasi dan arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kalau tidak mengikuti regulasi, justru bisa menimbulkan persoalan baru. Karena itu pengawasannya harus ketat,” ujarnya.

Ia mencontohkan posisi Kepala Dinas Perhubungan yang saat ini masih kosong. Menurutnya, bila manajemen talenta berjalan sesuai prinsip meritokrasi, maka ASN berpengalaman di sektor transportasi secara otomatis menjadi kandidat utama. “Ini jauh lebih efektif daripada pola-pola sebelumnya,” tambahnya.

Cahyo memastikan Komisi A akan mengawasi proses seleksi untuk mencegah praktik titipan atau kepentingan tertentu. “Transparansi dan integritas proses adalah kunci. Enam jabatan kepala OPD harus diisi orang yang tepat, sesuai kompetensi dan rekam jejak,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Surabaya, Ira Tursilawati, menyampaikan bahwa pengisian jabatan melalui talent pool bertujuan memastikan pejabat terpilih benar-benar berbasis kinerja, mampu membawa inovasi, dan meningkatkan pelayanan publik.

Enam jabatan strategis yang dibuka antara lain:

1. Kepala DPMPTSP
2. Kepala Disperkim
3. Kepala Dinkominfo
4. Kepala Dishub
5. Kepala Dispusip
6. Direktur RSUD Bhakti Dharma Husada

Ira menjelaskan, seluruh ASN dapat mengecek posisi mereka dalam peta manajemen talenta melalui menu eDoku pada aplikasi ESDM. ASN yang berada pada kategori Box 9 akan diundang mengajukan proposal minat dan kesesuaian jabatan.

“Kami ingin melahirkan pejabat yang mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat kualitas pelayanan masyarakat melalui mekanisme yang akuntabel,” tutup Ira. (dims)

Berita Terbaru

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami fakta persidangan terkait dugaan aliran uang kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR. Tujuannya u…