SURABAYA - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Rabbany Al Yunyfar, meminta Pemerintah Kota Surabaya memperketat seluruh langkah mitigasi menghadapi puncak musim hujan. Saat ditemui Senin, Rabbany menegaskan bahwa kesiapsiagaan kota tidak boleh setengah-setengah, terutama terkait perantingan pohon, kebersihan drainase, dan optimalisasi rumah pompa.
Rabbany menyebut angin kencang dan hujan berintensitas tinggi berpotensi menumbangkan pohon besar di sejumlah titik. Karena itu, ia mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk mempercepat perantingan secara terukur, khususnya di jalan protokol, sekitar fasilitas umum, dan kawasan padat lalu lintas.
“Perantingan bukan menunggu laporan pohon tumbang. Ini tindakan pencegahan, bukan reaktif,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya memastikan saluran drainase benar-benar bersih dan berfungsi normal. Pembersihan sedimentasi, pengecekan gorong-gorong, dan penyisiran sumbatan harus dilakukan rutin agar aliran air tidak terhambat saat hujan deras.
Rabbany juga meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga memastikan semua rumah pompa siap bekerja 24 jam, termasuk uji fungsi mesin, kesiapan operator, hingga keamanan suplai listrik di setiap titik rawan genangan.
Ia menambahkan bahwa peran masyarakat juga sangat krusial. Warga diminta tidak membuang sampah ke sungai atau selokan serta segera melaporkan genangan maupun sumbatan melalui kanal pengaduan resmi pemkot.
Menurut Rabbany, mitigasi yang dikerjakan sejak awal akan mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga aktivitas warga Surabaya tetap berjalan normal sepanjang musim hujan. (dims)
Editor : Redaksi