Pembangunan Dua Puskesmas di Surabaya Molor, William Wirakusuma: Perencanaan Proyek Bermasalah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai PSI, William Wirakusuma
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai PSI, William Wirakusuma

i

SURABAYA - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Wirakusuma, menyoroti molornya pembangunan dua puskesmas di Kota Pahlawan, yakni Puskesmas Pegirian dan Puskesmas Manukan Kulon. 

Ia menilai keterlambatan tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam tahap perencanaan proyek.

Menurut William, proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu seharusnya dapat diselesaikan tepat waktu apabila sejak awal disiapkan dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat.

“Kalau proyek kesehatan sampai molor, ini harus jadi evaluasi serius. Kami melihat ada masalah di tahap perencanaan, mulai dari kesiapan desain, kebutuhan teknis, sampai manajemen waktu pelaksanaan,” ujar William, Selasa (23/12).

Ia menegaskan, puskesmas merupakan fasilitas pelayanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Keterlambatan pembangunan, kata dia, berpotensi mengganggu akses layanan kesehatan warga, terutama di wilayah padat penduduk.

William juga menyoroti kinerja kontraktor pelaksana yang dinilai tidak maksimal. Menurutnya, DPRD perlu memastikan bahwa setiap penyedia jasa yang ditunjuk benar-benar memiliki kapasitas dan komitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang. Kontraktor yang tidak profesional harus dievaluasi, dan bila perlu dikenai sanksi tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Komisi D DPRD Surabaya, lanjut William, akan memanggil Dinas Kesehatan Kota Surabaya serta pihak terkait untuk meminta penjelasan menyeluruh mengenai penyebab keterlambatan proyek tersebut. Evaluasi akan dilakukan mulai dari proses perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan di lapangan.

“Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan. Kami ingin memastikan proyek ini diselesaikan dengan kualitas yang baik, aman, dan benar-benar siap digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” pungkas William. (dims)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…