Satu Tahun Konsistensi Khofifah-Emil Disorot Anggota DPD RI, Begini Katanya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khofifah dan Emil
Khofifah dan Emil

i

SURABAYA - Satu tahun memasuki periode kedua kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak kembali menjadi sorotan. Berbagai capaian pembangunan dan indikator makro daerah menunjukkan tren yang terus menanjak.

Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan keterangan pers saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/2). Ia menilai, tahun pertama periode kedua ini semakin menegaskan karakter kepemimpinan Khofifah-Emil yang konsisten dan terukur.

“Jadi untuk tahun pertama di periode kedua, kita semakin melihat potret kepemimpinan Ibu Khofifah dan Mas Emil itu merupakan konsistensi kepemimpinan,” ujar Lia.

Menurutnya, konsistensi tersebut bukan sekadar retorika, melainkan tercermin dalam kesinambungan kerja nyata di berbagai sektor. Mulai dari penguatan ekonomi daerah, pembangunan sumber daya manusia, hingga stabilitas sosial yang tetap terjaga.

“Konsistensi di sini adalah konsistensi kerja, konsistensi untuk membangun provinsi yang dipimpin. Bagaimana penguatan ekonominya, dan sebagainya. Itu benar-benar konsisten menanjak naik,” tegasnya.

Lia menambahkan, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks pembangunan masyarakat dan hasil riset dari beragam lembaga memperlihatkan perbaikan yang berkelanjutan.

“Kalau kita bicara segala macam indeks pembangunan masyarakat ataupun berbagai macam riset, kita sama-sama tahu bahwa Jawa Timur semakin membaik, semakin terus membaik. Growth pertumbuhannya itu selalu signifikan, meranjak naik,” jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi yang stabil, daya beli masyarakat yang terjaga, serta penguatan sektor-sektor produktif menjadi fondasi penting dalam satu tahun terakhir. Jawa Timur dinilai mampu menjaga momentum pemulihan sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan di berbagai lini.

Tak hanya indikator makro, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Khofifah-Emil juga disebut terus menunjukkan angka mayoritas.

“Survei kepuasan itu juga terus naik, di angka mayoritas, sekitar 70 sekian sampai 80 persen sekian. Itu menunjukkan bahwa moderasi tetap dilakukan dan menjadi potret kepemimpinan beliau,” kata Lia.

Menurutnya, gaya kepemimpinan yang mengedepankan moderasi, dialog, dan kolaborasi menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus mempercepat pembangunan. Dalam situasi sosial-politik yang dinamis, pendekatan inklusif dinilai efektif meredam potensi gesekan sekaligus memperkuat kohesi sosial.

Bagi Lia, kepemimpinan tidak hanya diukur dari angka-angka statistik, tetapi juga dari kemampuan membangun sistem yang berkelanjutan. Ia menyebut kompleksitas kepemimpinan yang baik telah terbangun kuat di Jawa Timur.

“Kompleksitas kepemimpinan yang bagus itu sudah terbangun di Jawa Timur. Kalau saya pernah sampaikan, beliau adalah potret pemimpin yang paripurna,” ungkapnya.

Satu tahun periode kedua ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan arah pembangunan jangka panjang. Dengan konsistensi yang terus dijaga, Khofifah-Emil dinilai mampu menjaga tren positif sekaligus menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Di tengah berbagai dinamika nasional dan global, Jawa Timur disebut tetap menunjukkan daya tahan dan progresivitas. Konsistensi, menurut Lia, menjadi kata kunci yang merangkum perjalanan satu tahun kepemimpinan pasangan tersebut—konsisten dalam kerja, konsisten dalam capaian, dan konsisten dalam keberpihakan pada masyarakat. (*)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…