Korban Dikeroyok di Teras Rumah Malah Dijadikan Tersangka Penyidik Polres Sumbawa

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rofiuanus, korban pengeroyokan
Rofiuanus, korban pengeroyokan

i

SUMBAWA – Malam itu, rumah di Jalan Kebayan, Kelurahan Brang Biji, mendadak ramai. Rofinus Kaka alias Rofinus bin Dominikus Kaka (alm) dipanggil ke Polres Sumbawa. Keluarganya mengira pemanggilan itu terkait laporan penganiayaan yang sebelumnya mereka buat. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. 

“Tanggal 21 Februari malam, bapak dipanggil pihak Polres. Tiba-tiba ditetapkan tersangka, langsung dijebloskan ke dalam sel,” kata Febi, anak kandung kepada wartawan. 

Dari berkas yang diperlihatkan keluarga, Polres Sumbawa menerbitkan Surat Ketetapan Penetapan Tersangka Nomor SP.Tap.Tsk/17/II/RES 1.6/2026/Reskrim tertanggal 21 Februari 2026. Dalam surat itu, Rofinus ditetapkan sebagai tersangka perkara “tindak pidana terhadap tubuh” dengan sangkaan Pasal 466 ayat (1) KUHP (UU Nomor 1 Tahun 2023).

Identitas Rofinus, laki-laki, lahir 20 Juni 1975 itu bekerja sebagai tukang batu dan serabutan jadi tukang ojek. Ia berdomisili di Jalan Kebayan RT 003 RW 013, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. 

Tak hanya penetapan tersangka, polisi juga menerbitkan Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.Kap/12/II/RES 1.6/2026/Reskrim, juga bertanggal 21 Februari 2026. 

Berawal dari motor lewat “ngebut” 

Keluarga Rofinus menuturkan, semua bermula dari hal yang sepele: anak korban melintas di depan rumah terduga pelaku dengan sepeda motor. Terduga pelaku disebut tak terima. Ia mendatangi rumah Rofinus dan menyampaikan teguran, namun menurut keluarga teguran itu disertai tindakan kekerasan. 

“Dia datang ke rumah, ketemu bapak. Lalu bilang, ‘Om Rofinus tolong ditegur anaknya ya jangan ngebut kalau lewat depan rumah saya,’” ujar Febi. 

Namun, keluarga mengklaim, dalam momen itu anak korban justru dipukul. Melihat anaknya dipukul, Rofinus disebut spontan bangkit dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. 

“Bapak baru tanya, ‘apa yang terjadi?’ Tapi malah… pelaku langsung memukuli bapak, bahkan dibantu rekan-rekannya,” kata Febi. 

Mereka menyebut jumlah rekan terduga pelaku lebih dari tiga orang. 

Korban melapor, pelaku disebut sempat ditahan 

Setelah kejadian itu, keluarga menyatakan mereka melapor ke polisi. Mereka juga menyebut pihak terduga pelaku sempat ditahan. Namun, situasi kemudian berubah setelah muncul seorang perempuan yang datang ke rumah. 

Keluarga menyebut perempuan itu mengaku sebagai istri seorang anggota polisi Unit PPA Polres Sumbawa bernama Helmi. Bukan hanya itu, perempuan tersebut juga mengaku sebagai pengacara terduga pelaku. 

“Dia datang ke rumah, ngaku istri polisi Unit PPA. Katanya juga pengacara pelaku. Dia mengancam akan laporkan bapak,” tutur Febi. 

Ancaman yang disampaikan, menurut keluarga, adalah soal bapak (Rofinus) menggigit tangan pelaku. 

“Dia bilang, bapak akan dilaporkan karena menggigit tangan pelaku,” ucap Febi. 

Dipanggil, lalu “dibalik jadi tersangka” 

Keluarga menyatakan, setelah itu mereka menerima kabar Rofinus dipanggil. Dan puncaknya terjadi pada malam 21 Februari 2026. Malam itu, kata keluarga, Rofinus datang memenuhi panggilan. Namun ia tidak pulang. 

“Langsung ditetapkan tersangka, langsung masuk sel,” kata Febi. 

Dalam dokumen penetapan tersangka, disebutkan perkara yang disangkakan terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 Wita, berlokasi di depan teras rumah di wilayah Jalan Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa. 

Tim opsnal dan penyidik tercantum dalam lampiran 

Dokumen lain yang diperlihatkan keluarga juga memuat lampiran daftar tim opsnal untuk pelaksanaan penangkapan. 

Dalam daftar itu tercantum, antara lain: Aipda Adiansyah, S.H (Katim Opsnal), Aipda Agus Susanto, Brigadir Tatang Ariska Putra, Brigadir Panji Herlambang Putra, Brigadir Indra Budiman, S.H, Brigadir Ongky Pratama, Briptu Riyan Sulissetiyawan, dan Briptu Riski Ade Kantari. 

Ada pula Lampiran Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/21/II/RES 1.6/2026/Reskrim tertanggal 21 Februari 2026, berisi daftar penyidik dan pembantu penyidik, dipimpin Aiptu Arifin Setioko, S.Sos (Kanit Pidum), bersama beberapa nama antara lain Aipda Hasbullah, S.H, Bripka M. Zulmin Tri Giffani, Brigadir Hisbul Wathan, Brigadir Arwin Juliansyah, Brigadir Iwan Efendi, dan Brigadir M. Saifullah. 

Polisi belum memberikan keterangan 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan rinci mengenai konstruksi perkara yang membuat Rofinus—yang menurut keluarga adalah korban pengeroyokan—berujung menjadi tersangka. (Sumber: batamnews.co.id)

Berita Terbaru

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

POLDA SULBAR – Menanggapi musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Mamuju, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar bergerak c…

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …