Sidak Vaksinasi Massal Nakes di Surabaya, Wamenkes: Ini Aman dan Imun

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono didampingi oleh Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat meninjau vaksinasi para nakes di Surabaya.
Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono didampingi oleh Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat meninjau vaksinasi para nakes di Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono mengunjungi Kota Surabaya. Didampingi Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Wamenkes meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 terhadap sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Graha YKP, Jalan Medokan Asri Utara 39, Kecamatan Rungkut, Minggu siang (31/01/2021).

Pada kegiatan tersebut, Dante meminta para nakes untuk terus mematuhi protokol kesehatan ketika melayani masyarakat, meskipun telah mendapatkan vaksinasi Covid -19. Dante berharap para nakes dapat menjadi contoh kepada masyarakat, bahwa kegiatan vaksinasi merupakam kegiatan yang aman.

"Kegiatan vaksinasi ini aman dan imun, karena sudah memenuhi protokol kesehatan. Aman karena vaksin sudah diteliti dan teruji dengan baik, imun karena nantinya memberikan respon kekebalan bagi imunitas. Protokol kesehatan harus tetap digalakkan karena tidak serta merta langsung membentuk kekebalan. Tetap memakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan, jaga jarak," kata Dante.

Secara nasional, lanjutnya, terdapat sebanyak 1,4 juta nakes yang telah menerima vaksinasi pada tahap pertama. Berdasarkan laporan, hingga kemarin dari data yang ia terima, sebanyak 593.370 jiwa sudah vaksinasi atau 39,5 persen.

Jika dilihat, target untuk Kota Surabaya, maka bisa mencapai 100 persen. Maka, diperkirakan selesai pada minggu ketiga Februari. "Target 21 februari, mudah-mudahan bisa terlaksana sampai 2 dosis. Tentu banyak yang harus kami evaluasi lantaran beberapa kota dan wilayah akan dimulai besok. Diprediksi, minggu ketiga dan keempat bisa selesai," ungkapnya.

Dante kemudian mengapresiasi beberapa hal yang terdapat dalam kegiatan vaksinasi di Kota Surabaya. Salah satunya, modifikasi pendaftaran registrasi secara manual tapi terdigitalisasi.

"Itu yang baru saya temukan disini. akan diarahkan data secara central, akan memudahkan bagi nakes yang belum registrasi.Dengan sistem memudahkan pengarahan secara digital dan masuk ke sistem pencatatan sentralisasi, bisa menjadi contoh daerah lain," jelasnya.

"Mudah mudahan daerah lain mencontoh di Surabaya. Target yang dicanangkan harusnya bisa selesai 100 persen. Jumlah 4000 orang lebih yang akan vaksinasi dan ternyata bisa satu hari," imbuhnya.

Tidak hanya itu, beberapa yang nakes tidak terdaftar tetap bisa difasilitasi dengan datang langsung membawa KTP, surat tanda registrasi, surat izin praktek, dan surat penugasan.

"Semoga media bisa membawa aura positif untuk jalannya vaksinasi. Memberikan energi agar masyarakat mau menerima kegiatan vaksinasi," pungkasnya. (Byta)

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…